close
Cerita

Trip ke Malang Bersama Indihome Jakut, Sebuah Catatan Perjalanan

malang 2

Selama kurang lebih tiga hari, saya bersama dengan tim dari Home Service Telkom Witel Jakarta Utara, atau lebih gampangnya saya

sebut saja dengan indihome Jakarta Utara, melakukan perjalanan ke Malang, Jawa Timur. Tiga hari tersebut adalah Kamis 18 Januari 2018 sampai dengan Sabtu 20 Januari 2018.

Melalui tulisan ini, saya akan menuliskan cerita, atau catatan perjalanan, atau jurnal perjalanan saya bersama dengan rombongan, dengan jumlah kurang lebih 69 orang. Ah kok 69 ya? Seperti posisi ….

Jadi begini catatan atau cerita perjalanan tersebut. Let me tell you a story.

Pulang pergi dengan Kereta

Bagi saya, melakukan perjalanan keluar sedikit jauh dari Jakarta, biasanya menggunakan pesawat terbang. Ke Malang tahun 2014 selama

dua kali, saya bersama dengan rombongan menggunakan pesawat terbang.

Tapi kali ini tidak. Saya bersama dengan rombongan dari Jakarta Utara, berangkat dengan menggunakan Kereta Api Gajayana dari Stasiun

Gambir, Rabu 17 Januari 2018 petang. Perjalanan ke Malang dengan kereta Gajayana ini ditempuh cukup lama. 15 Jam.

Cukup lama perjalanannya karena kereta banyak singgah di stasiun. Cirebon, Purwokerto, Solo Balapan dan masih banyak Stasiun lainnya. Kami tiba di Malang, Hari Kamis 18 Januari pagi.

Kereta yang saya tumpangi bersama dengan rombongan adalah Kereta Eksekutif. Jadi, ya asik dan nyaman dong!

Hari Minggu 21 Januari 2018, kami kembali ke Jakarta dengan menggunakan kereta Argo Bromo Anggrek. Kami dari Malang menginap selama semalam di Surabaya. Perjalanan dari Surabaya ke Jakarta dengan Argo Bromo Anggrek, kami tempuh selama sembilan jam. Tidak terlampau lama dibandingkan perjalanan kami ke Malang.

Mengunjungi 6 Wilayah

Selama di Malang, kami bepergian ke sejumlah wilayah. Tiba hari pertama, saya dan rombongan, berkunjung ke Jatim Park II. Jatim Park

II ini adalah tempat wisata Museum Satwa dan Batu Secret Zoo. Sebelumnya saya dan rombongan transit di sebuah restoran yang berada tidak jauh dari Jatim Park II.

Batu Secret Zoo ini, membuat saya terkagum-kagum, karena penataan yang rapi dan koleksi hewan banyak yang unik. Saya dan rombongan berada di Batu Secret Zoo dan juga Museum Satwa hampir empat jam. Waktu yang lama, karena berpetualang di sini butuh waktu yang tidak sebentar.

Jatim Park II ini sendiri, berada di Kota Batu, Jawa Timur. Batu, sudah menjadi wilayah pemerintahan tersendiri.

Seusai dari Jatim Park II, kami ke Kota Malang. Kota Malang ini berbeda lagi dari Batu, Malang. Sangat berbeda. Memang sih ada yang bilang Batu Malang, tapi secara pemerintahan Batu dan Malang sudah berbeda.

Di Malang, kami makan malam yang kesorean. Karena makan malamnya jam 17.00 WIB. Setelah makan malam yang kesorean, saya dan rombongan menuju ke Hotel Whiz Prime malang. Hotel yang masih tergolong baru di Malang. Usianya masih hitungan bulan.

Di Hotel ini kami hanya beristirahat sebentar, karena tengah malamnya kami akan menuju ke Bromo. Saya dan bang benny, dari North CBR Club, malam itu sempat jalan-jalan ke Alun-alun malang dan berwisata kuliner.

Jam 12.00 tengah malam, kami berangkat ke Bromo dengan menggunakan bus. Satu bus besar dan satu bus kecil. Perjalanan kurang lebihdua jam sampai ke terminal jip (hardtop). Setelah rombongan komplit berada di Sukapura, kami menggunakan jip hardtop toyota land cruiser menuju ke Bukit Cinta. Ada 12 jip yang mengantar rombongan kami.

Bukit Cinta ini adalah lokasi untuk melihat kawasan bromo dari ketinggian, dan menanti matahari terbit. Cuaca malam itu gerimis dan cukup dingin. Dan karena hujan, kami gagal melihat sunrise dan kawasan bromo dari ketinggian. Tertutup kabut.

Jam 06.00 pagi, kurang lebih, kami dan rombongan sudah berada di lautan pasir dan pasir berbisik di Kawasan Bromo. Kabut cukup tebal dan hujan gerimis membuat kawasan ini tertutup kabut dan cukup dingin.

land cruisers ..

A post shared by Thomas J Bernadus (@bacirita) on

Usai berkunjung ke Bromo, kami kembali ke Bus. Rombongan akan makan siang di Pasuruan, shalat Jumat dan kembali ke Hotel. Tim

Indihome Jakut, Jumat 19 Januari 2017, malam harinya akan menggelar workshop. Jadi perlu istirahat. Jumat malam, setelah acara workshop, saya dan beberapa teman, sempat berkunjung ke sebuah cafe di Malang. Mau menikmati Malang di malam hari.

Dari perjalanan selama dua hari tersebut, kami sudah berada di Kota Batu, Kota Malang, Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Pasuruan. Gila! Empat wilayah.

Hari ke-3, kami akan berkunjung ke Kabupaten Malang. Kali ini target kami adalah Taman Labirin dan Coban Rondo. Sebelumnya rombongan berwisata memetik apel dan berbelanja oleh-oleh. Saya sih tidak memetik apel dan berbelanja oleh-oleh.

Usai berbelanja oleh-oleh, dan memetik apel, makan siang dan kemudian kami ke Taman Labirin. Di taman Labirin ini, saya sempat bermain ATV, dan berkunjung ke Dancok Cafe. Sudah saya tuliskan di blog terpisah soal ini.

Dari taman Labirin, kami ke Coban Rondo, atau air terjun janda. DI sini hanya berfoto-foto saja. Tidak ada mandi-mandi di air terjun.

Dari Taman Labirin dan Cuban Rondo, saya dan rombongan langsung menuju ke Surabaya. Kami akan menginap semalam di Surabaya karena pada keesokan harinya akan menggunakan kereta dari Surabaya ke Jakarta.

Di Surabaya, saya menyempatkan diri untuk bertemu dengan teman-teman dari United Surabaya. Menjalin tali Silaturahmi dengan sesama fans Manchester United.

Total sudah enam wilayah yang kami kunjungi. Kota Batu dan Malang, Kabupaten Probolinggo, Pasuruan dan Malang serta Kota Surabaya

Kompak dan Seru

Selama kurang lebih empat hari di Malang dan lima wilayah lainnya di Jawa Timur, seru abis! Iya, di dalam bus rombongan besar, teman-teman dari Indihome Jakut sempat karaoke dan bercanda. Guyonan-guyonan terasa spontan membuat kami di dalam mobil tertawa.

Bahkan ketika ada peristiwa ketika salah seorang dari rombongan kami ada yang kerasukan, malah sempat dibawa becanda. Duh jadi ingat pak Soni soal ini.

Selama berkunjung di lokasi wisata, kami juga banyak keseruan. Dari foto bersama hingga dengan saling ledek. Ini yang membuat perjalanan saya ke Jawa Timur ini berkesan.

Bisa dibilang, masih belum bisa move on! Suasananya masih terbayangkan.

Terima kasih teman-teman dari Indihome Jakarta Utara yang sudah mengajak saya ikut dalam perjalanan ini.

Sunter, Jakarta, 26 Januari 2018.
Ditulis setelah mengumpulkan mood yang berantakan.

Tommy Bernadus

Tommy Bernadus

The author Tommy Bernadus

Dilahirkan di Desa Lembean, dan besar di Desa Tontalete, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Mengenyam pendidikan di SDN 1 Kema, SMPN Kauditan di Treman, SMAN Girian dan UKSW Salatiga. Seorang jurnalis, penulis dan blogger yang kadang-kadang mendisain media dan mengatur konten media.

Leave a Reply

%d bloggers like this: