SHARE

Jujur saja, saya ini bukan fans atau penyuka film Star Trek, Star Wars atau semacamnya. Saya ini lebih ke penggemar film action seperti Bad Boys, Gone in 60 seconds atau film perang semacam Black Hawk Down. Kalaupun film berbau “sci-fi” ya palingan semacam Transformers gitu lah.

Semenjak Rabu 20 Juli kemarin, di jejaring bioskop di tanah air, mulai tayang, Star Trek Beyond. Tertarik nonton? Sekali lagi saya bukan fans Star Trek, tapi yang tersaji di bioskop yang terbaru hanya Star Trek, tak butuh lama bagi saya untuk membeli tiket.

Awalnya, film ini saya pikir hanya akan berputar-putar di USS Enterprise yang dikomandani oleh Capt. James T Kirk yang diperankan Chris Pine. Eh ternyata anggapan saya jauh melenceng dari apa yang saya tonton.

Film ini ternyata menjadi “perang bintang” atau “perang galaksi”. Awalnya memang ditunjukkan adegan di dalam kapal USS Enterprise. Tapi selebihnya (nggak mau spoiler ah).

Overall, saya terkesima dengan film ini. Saya sangat dan teramat kagum dengan special effect di film ini termasuk ketika mereka berpindah-pindah tempat. Teleport gitu lah. Ini efeknya luar biasa keren.

Yang lebih mengagumkan lagi dari film ini, adalah CGI pesawatnya, untuk USS Enterprise, maupun pesawat “bee” nya alien atau musuh yang menyerang USS Enterprise yang akhirnya jatuh dan terdampar di sebuah planet.

Make up artistnya juga gila-gilaan. Dandanannya Joe Taslim yang menjadi Manas hingga Sofia Boutella yang menjadi Jaylah, keren sangat. Sangat keren.

Manas-Star-Trek-Beyond1-696x387
Joe Taslim (kanan) dan Manas yang diperankannya di Star Trek
star-trek-beyond-sofia-boutella
Sofia Boutella yang menjadi Jaylah. Keren kan kan kan kan kan

Kalau dari sisi cerita, saya lihat tidak ada plot hole atau celah dalam cerita. Kita cukup nikmati saja film ini. Tidak perlu dialog-dialog ribet. EH iya ada dialog berbau “fisika” atau “biologi” yang rada canggih sebenarnya, tapi kita akan mudah mencernanya kok.

Acting atau peran Chris Pine, Karl Urban, dan sejumlah pemain lainnya, saya katakan oke. Apalagi Joe Taslim dengan aksinya. Keren. Saya tidak sangka kalau yang menjadi Manas adalah Joe Taslim.

Film ini, bagi saya awesome. Keren sangat. Saya sangat menikmati adegan demi adegan. Mata saya hampir tidak berkedip menikmati film ini. Saya berusaha tidak ngantuk agar tidak melewatkan setiap adegan di film ini.

Tak perlu mengkritik terlalu banyak film ini. Toh saya bukan kritikus film. Cuma penikmat film.

Saya cuma bisa bilang, jangan sampai nyesel kalau tidak menonton film ini.

REVIEW OVERVIEW
Cerita & Skenario
Special Effect
Make Up
Pemain
SHARE
Previous articlePerlukah Akun Twitter Kita Menjadi Verified Account?
Next articleBlogging : Self Hosted atau Gratisan?
Dilahirkan di Desa Lembean, dan besar di Desa Tontalete, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Mengenyam pendidikan di SDN 1 Kema, SMPN Kauditan di Treman, SMAN Girian dan UKSW Salatiga. Seorang jurnalis, penulis dan blogger yang kadang-kadang mendisain media dan mengatur konten media.

1 COMMENT

Leave a Reply