close
Cerita

Selama Asian Games 2018, Tertib Lalu Lintas Yuk!

perluasan ganjil genap

Event olahraga terbesar di dunia ke-2 setelah Olimpiade, yang bernama Asian Games, akan digelar di Indonesia tahun 2018 ini. Pelaksanaannya mulai dari 18 Agustus hingga 2 September.

Berbagai persiapan pun sudah dilakukan. Perbaikan infrastruktur hingga membuat sarana olahraga menjadi makin kece sudah dilakukan oleh pemerintah. Tapi ada satu hal yang sangat penting yang tidak bisa disepelekan selama Asian Games 2018 ini.

Apa itu? Soal lalu lintas! Yap ini memiliki peranan yang nggak kalah penting. Atlet yang menginap di wisma Atlet baik di Jakarta Maupun Palembang, tentunya akan menuju Venue. Bukan hanya Atlet. Ada juga ofisial pertandingan maupun media dari dalam dan luar negeri.

Biar atlet dan ofisial bisa lancar untuk ikut dalam pertandinngan yang mencapai 462 pertandingan dari 40 cabang olahraga, Korps Lalu Lintas, Kepolisian Republik Indonesia sudah menyiapkan beberapa hal.

Yang dilakukan tersebut adalah traffic management. Kalau nggak ngerti traffic management, kita pake bahasa Indonesia saja. Manajemen atau pengaturan lalu lintas. Kakor Lantas Mabes Polri, Irjen Pol Royke Lumowa mengatakan, tiga paket kebijakan utama untuk traffic Management ini adalah Pengendalian Kendaraan Pribadi melalui aturan ganjil genap, melipatkangandakan angkutan umum, hingga dengan pengaturan operasional kendaraan aturan barang.

Itu kebijakan dari Kebijakan Mabes Polri. Gimana kita bisa menyukseskan Asian Games ini?

Yang perlu kita lakukan adalah tertib lalu lintas. Apa saja tertib lalu lintas yang bisa kita lakukan?

Yang pertama adalah, jangan sembarangan melawan arah atau melawan arus. Biasanya nih pengguna sepeda motor. Karena berputarnya jauh, suka melawan Arus dengan seenaknya saja. Melawan Arus ini selain membahayakan keselamatan kita, juga membahayakan keselamatan orang lain.

Nggak cuma membahayakan keselamatan orang lain. Kita juga bisa bikin macet jalanan dengan seenaknya melawan arah ini.

Yang kedua adalah, ikut aturan atau rambu lalu lintas. Rambu lalu lintas ini bukan hanya pajangan di jalan. Itu untuk  menertibkan pengguna jalan dan membuat jalan lancar. Media asing akan datang ke Jakarta dan Palembang. Bayangkan saja betapa malunya kalau mereka ikutan memberitakan soal ketidaktertiban kita.

Kebijakan traffic management berupa aturan ganjil genap, kita harus ikuti juga. Sebelum keluar rumah atau mau berangkat kerja dan beraktifitas, jangan lupa cek tanggal dan cek plat nomor kendaraan. Tanggal genap hanya kendaraan yang angka paling belakang genap yang diperbolehkan. Begitu juga dengan tanggal ganjil.

Kawasan ganjil genap ini juga sudah diperluas mulai awal bulan. Mana saja area tersebut? Sebelumnya hanya di Jl. Medan Merdeka Barat, Jl. MH Thamrin, Jl. Jenderal Sudirman, Jl. Sisingamangaraja, Jl. Jenderal Gatot Subroto (simpang Kuningan – simpang Slipi), Jl S. Parman (simpang slipi-simpang Tomang), Jl. MT.Haryono (simpang UKI-simpang Pancoran-simpang Kuningan).

Kawasan ini juga sudah diperluas hingga ke  Jl HR Rasuna Said, Jl. D.I Panjaitan (simpang Pemuda-simpang Kalimalang-simpang UKI), Jl. Jenderal A.Yani (simpang Perintis – simpang Pemuda), Jl. Benyamin Sueb (simpang Benyamin Sueb-Kupingan Ancol) dan Jl Metro Pondok Indah (simpang Kartini- Bundaran Metro Pondok Indah-simpang Pondok Indah-impang Bungur-simpang Gandaria City-simpang Kebayoran Lama) serta Jl. RA Kartini.

Tak ada salahnya kan kita tertib?

Nah soal traffic management yang lebih komplit, akan saya bahas di blog saya yang lain. Yuk tertib lalu lintas.

Tommy Bernadus

The author Tommy Bernadus

Dilahirkan di Desa Lembean, dan besar di Desa Tontalete, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Mengenyam pendidikan di SDN 1 Kema, SMPN Kauditan di Treman, SMAN Girian dan UKSW Salatiga. Seorang jurnalis, penulis dan blogger yang kadang-kadang mendisain media dan mengatur konten media.

Leave a Reply

%d bloggers like this: