SHARE

Sekitar bulan April atau Mei, tiba-tiba tercetus ide dalam pikiran saya, untuk membuat pojok baca, atau ruang membaca di salah satu rumah sakit umum daerah (RSUD) di Jakarta Utara.

Ide tersebut terbersit dalam pikiran saya ketika bertemu dengan Kasudin Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara. Saya sempat mengutarakan hal itu kepada beliau. Namanya pak Bambang Chidir Sunarto.

Ide tersebut kemudian sempat menguap begitu saja hingga akhirnya saya bertemu dengan Humas RSUD Tanjung Priok, Icha. Pertemuan kami ini sih bukan yang pertama.

Pertemuan kami ini, juga bersama dengan pihak Indihome Fiber Jakarta Utara, dengan Wira dan pak Atim. Kami akan membuat event di RPTRA. Mengajak kerjasama RSUD Tanjung Priok dalam pelaksanaan event di RPTRA. Soal ini saya sudah menuliskannya.

Dalam pertemuan kami tersebut, akhirnya dibahaslah pembuatan Pojok Baca. Pihak Indihome juga sepakat untuk menyediakan rak, saya mencari buku dan pihak RSUD menyediakan space.

Setelah dua bulan sempat terlupakan dan berjalan di tempat, saya mulai mencari buku. Yang kena palak saya untuk buku, adalah teman saya, namanya Maya.

Saya berhasil mendapatkan kurang lebih 40-60 buku untuk pojok baca. Makasih Maya!

Kira-kira 18 September, saya mendapat telepon dari Icha. Pojok Baca akan diresmikan pada 25 September. Wakwaaaw!!

Karena jumlah buku yang jumlahnya belum mencukupi alias kurang banyak, saya sempat menelepon pak Bambang untuk mendapatkan buku dan mencari lewat sumbangan relawan.

Beruntung Hariadhi mengirimkan pesan kepada saya. Ada sembilan dus buku di Pak Amir, tempat Hariadhi membeli buku bekas untuk di RPTRA.

Beruntungnya lagi, pihak RSUD menyediakan transport buat ke bekasi untuk mengambil buku. Jumat 22 September, saya, Icha dan teman-teman dari RSUD Tanjung Priok mengambil buku di Pak Amir di Bekasi.

Sabtu 23 dan 24 September, pihak RSUD menambah cantik pojok baca setelah rak buku dari Indihome sudah sampai. Kaget saya, ternyata berwarna-warni. Duh cakepnya.

Senin 25 September, hari yang saya tunggu-tunggu akhirnya tiba. Pojok Baca diresmikan. Dalam seremoni peresmian, bahkan saya sempat menyerahkan buku secara simbolis.

Ketika peresmian tersebut, saya masih tidak menyangka bahwa pojok Baca yang saya cetuskan bisa terwujud. Terima kasih Indihome, RSUD dan Maya serta Hariadhi yang membuat ini bisa terwujud.

Sampai saya menulis blog yang tertunda lama ini, saya masih tidak percaya, ini bisa terwujud.