SHARE

Pekan lalu, saya berkunjung ke Yogyakarta. Kunjungan ini sudah entah ke berapa kali. Bisa dikatakan, saya termasuk sering berkunjung ke kota pelajar ini.

Namun, kunjungan pekan lalu tersebut, merupakan sesuatu yang berbeda karena saya ikut Lava Tour Merapi dan juga saya menikmati makanan khas Kaliurang. Namanya Jadah Tempe.

Karena merasa makanan unik dan khas, saya kemudian menuliskannya di blog saya. Tapi, selain di blog saya, saya juga memasukkan tulisan tersebut ke detik travel. Detik travel memang memberikan kesempatan buat para traveler untuk mengirimkan tulisan.

Terbersit di Kepala saya, untuk mencoba menuliskannya di detik travel. Dan juga menambahkan foto.

Setelah saya mengirimkan tulisan, saya pikir akan mirip-mirip kompasiana. Langsung dipublish nanti akan diseleksi untuk menjadi artikel pilihan. Tapi ternyata tidak. Sehari lebih saya menunggu, tulisan saya belum dipublish.

Hari ini, ketika sedang meliput sidang HTI, di PTUN Jakarta, sebuah notifikasi masuk dalam ponsel saya. Ada email dari detik travel yang mengatakan bahwa tulisan saya soal jadah tempe ini sudah dipublish

Wah kaget dong saya. Senang bukan main. Saya memang suka membaca artikel di detik travel dan sempat berpikir ingin menulisnya sejak lama. Namun, baru kali ini saya menulis dan mengirimkan tulisan.

Saya juga sempat putus harapan, karena tulisan tidak dimuat. Tapi kenyataan memang berbeda. Akhirnya tulisan saya dimuat di detik travel. Dan ini yang pertama kali tulisan saya nongol di detik travel. Senang? Sudah pasti!

Mau baca? Linknya ini 

Leave a Reply