SHARE

Dua hari lalu, twitter “membuka” kesempatan kepada pengguna atau pemilik akun twitter untuk membuat akun mereka menjadi “verified account” dengan tanda awan bulat biru dan centang putih.

Saya pun latah, untuk ikut daftar menjadi “verified account”. Seperti yang sudah saya jelaskan di blog sebelumnya, langkah memang mudah. Cukup mengisi persyaratan, langsung bisa request.

Tapi, pertanyaan muncul. Akankah akun kita menjadi verified account? Sudah saya jelaskan juga di blog sebelumnya. Okeh, sekarang pertanyaannya, perlu kah akun kita menjadi verified account?

Bagi saya, yang bukan selebriti, pesohor, tokoh politik terkenal, pemberi pengaruh di lini masa, atlit atau apapun, sebenarnya tidak perlu menjadi verified account.

Kenapa tidak perlu menjadi verified account? Jadi begini. Akun twitter orang seperti saya yang antusias di social media, tidaklah terlalu perlu. Saya cuma blogger, penulis, suka curhat atau ngomel-ngomel di twitter, buat apa gaya-gayaan menjadi verified account.

Yang perlu menjadi verified account itu selebriti, tokoh terkenal, politisi, pejabat negara atau apapun, yang berpotensi akunnya untuk dipalsukan.

Coba search aja, akun twitter selebriti atau pemimpin negara, ada aja yang iseng bikin akun yang sama, yang tujuannya macam-macam. Karena itu, twitter perlu membuat akun mereka menjadi verified agar nantinya, bisa dibedakan mana yang asli dan mana yang tidak.

Lah, kayak saya? Mau dipalsukan atau dibikin akun palsu? Sapa gue? Sapa saya? Apalagi yang saya twitkan itu common twit, atau twit yang umum-umum saja.

Ya lain cerita juga kalau saya businesman sukses, punya usaha yang walaupun kecil tapi berjalan. Kemungkinan besar saya juga akan menjadi “verified account”.

Tidak ada pengaruh yang saya berikan di twitter. Saya sebatas hanya memberi tahu atau share informasi saja. Bermanfaat atau tidak, itu urusan yang baca informasi saya.

Kembali ke pertanyaan sebelumnya. Perlukah akun twitter kita jadi “verified account”? Ya kembali ke siapa kita.  Kalau saya, cukup jadi akun biasa saja. Tidak perlu untuk menjadi verified account. Kecuali saya tiba-tiba mendadak menjadi terkenal, berpengaruh di twitter, akun palsu jadi banyak dan bikin bingung pengguna twitter, ya ceritanya lain.

Tapi, tidak ada salahnya juga bagi kita untuk mencoba membuat akun kita menjadi verified account bukan?

Leave a Reply