close
Cerita

Pedestrian yang Dibangun di Kelapa Gading, Kini Berbeda

img_4740

Seperti biasa, hari Minggu itu, karena tidak banyak aktifitas, saya memilih berkeliling, kalau tidak bisa dikatakan blusukan. Ya tidak harus hari Minggu sih, saya memang suka berkeliling.

Tapi kalau hari Minggu, saya biasanya lebih suka eksplorasi, lebih punya waktu yang banyak. Ketika saya blusukan Hari Minggu 16 Oktober lalu, saya sempatkan diri berkunjung ke Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pademangan Timur.

Namun, sebelumnya saya sempat melakukan pemantauan pembangunan pedestrian atau trotoar di Jalan Yos Sudarso, dekat flyover dan gerbang masuk perumahan Angkatan Laut Kodamar di Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading Jakarta Utara.

Pedestrian ini menarik perhatian saya, karena akan ramah untuk kaum difabel. Sebenarnya pedestrian ini sudah ada, tapi dibangun kembali. Alias dirapikan.

Apa yang membedakan dengan trotoar lainnya?

Pedestrian yang dibangun ini, nantinya, akan ada “block guide” yang bermanfaat untuk kaum difabel. Sebagian besar pedestrian memang belum memiliki “block guide” ini.

Tapi yang unik dari pedestrian ini adalah, ketika saya melihat ada semacam “parit”. Saya akhirnya bertanya kepada pekerja yang tengah membangun.

“Ini nantinya akan ditanam pipa paralon,” tutur Mas Resya yang sedang beristirahat.

Pipa Paralon ini, menurut cerita Mas Resya, nantinya untuk tempat menanam kabel. Jadi nantinya kabel yang sudah ada, atau yang akan dipasang nantinya, tidak perlu membongkar pedestrian.

Kita kan pastinya sering melihat, kalau lagi memasang kabel, pastinya kalau tidak trotoar, pasti jalan yang akan dibongkar.

Dengan dipasangnya pipa paralon ini, tidak perlu membongkar pedestrian lagi, baik ketika memasang atau ketika memperbaiki kabel.

Tidak hanya itu, ada juga bak kontrol yang bermanfaat untuk tempat mengontrol kabel atau memasukkan kabel. Sekali lagi, ini agar ketika memasukkan kabel di paralon, tidak perlu bongkar pedestrian lagi.

Ini, yang bagi saya, adalah unik banget. Seharusnya pembangunan pedestrian, dirancang seperti ini.

Pedestrian yang dibangun di Kelapa Gading ini juga nantinya, akan dibuat lebar untuk beberapa titik. Lebar dari pedestrian ini nantinya 1,5 hingga 2,5 meter. Cukup nyaman untuk pejalan kaki pengguna pedestrian.

Rencananya, pedestrian sepanjang kurang lebih 2 Kilometer ini nantinya akan selesai pada Bulan Desember nanti. Wah, saya semakin tidak sabar untuk melihat hasil pembangunan pedestrian ini.

ini foto2 nya yaa

 

Tommy Bernadus

The author Tommy Bernadus

Dilahirkan di Desa Lembean, dan besar di Desa Tontalete, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Mengenyam pendidikan di SDN 1 Kema, SMPN Kauditan di Treman, SMAN Girian dan UKSW Salatiga. Seorang jurnalis, penulis dan blogger yang kadang-kadang mendisain media dan mengatur konten media.
%d bloggers like this: