close
Bapontar

Nyoba Kopi Robusta Pupuan di Geo Coffee Bali

IMG-20180129-WA0054

Kalau mau jujur, sebenarnya saya ini bukanlah seorang penggemar atau penikmat kopi. Bukan seperti kebanyakan orang, yang sering bilang kopi sebagai mood booster.

Kalaupun saya minum kopi, ya kopi sachetan, atau sasetan. Itupun sangat jarang.

Selain memang saya tidak suka kopi, saya kalau minum kopi juga, jantung suka berdebar, dan sesak napas.

Tapi kali ini berbeda.

Ketika berada di Bali, saya yang menginap semalam di kawasan Seminyak, dijemput oleh saudara saya Diego. Dia kemudian mengajak saya ke sebuah tempat langganan dia ngopi. Namanya, Geo Coffee.

Sesampai di Geo Coffee ini, saya sempat terkesima dengan gaya bangunannya. Tapi tidak akan saya bahas disini.

Saya ditawarkan untuk memesan kopi jenis apa? Karena sering membuat jantung berdebar (kayak kamu eeaah), saya sebenarnya sempat menolak untuk meminum kopi.

Namun, ada satu perbincangan saya dengan barista Geo Coffee yang namanya Gede Nugroho.

“Saya mau memesan kopi tapi yang aman di lambung”

“Oh kalau begitu coba kopi robusta”

Saya yang tidak paham jenis kopi, mengiyakan.

“Mau dicampur susu?” Tawar sang Barista. Jawaban saya sudah pasti Iya.

Kopi kemudian diproses. Suara gilingan kopi terdengar. Wah rupanya diproses dari biji kopinya.

Sesaat kemudian, tidak lama, kopi yang saya pesan sudah tersaji. Saya tak sabar untuk menyeruput. Saya sempat ingin mencampur dengan gula merah atau brown sugar, tetapi malahan saya mencampur dengan gula putih.

Saatnya menyeruput!

Seruputan pertama kopi, langsung terasa sangat enak. Lidah saya tidak bisa bohong dan memerintahkan otak saya untuk melakukan seruputan selanjutnya. Good coffee.

Tanpa terasa, secangkir kopi langsung habis. Sembari menyeruput, saya juga bertanya soal jenis kopi.

Jenis kopi robusta yang disajikan ke saya asalah jenis kopi robusta pupuan. Asli produk bali. Produk lokal. Wah keren sangat.

Saya yang minim pengetahuan soal kopi, hanya tahu Kopi Medan, Aceh, Toraja dan Papua. Tapi ternyata ada produk lokal bali.

Dan kopi robusta pupuan yang disajikan ke saya di Geo Coffee, memang sangat nikmat.

Yang terutama adalah, tidak membuat jantung saya berdebar dan asam lambung saya meningkat.

Harga per cangkir? Saya tidak tahu. Lah saya ditraktir saudara saya.

Tommy Bernadus

The author Tommy Bernadus

Dilahirkan di Desa Lembean, dan besar di Desa Tontalete, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Mengenyam pendidikan di SDN 1 Kema, SMPN Kauditan di Treman, SMAN Girian dan UKSW Salatiga. Seorang jurnalis, penulis dan blogger yang kadang-kadang mendisain media dan mengatur konten media.

Leave a Reply

%d bloggers like this: