SHARE

Seorang teman, di pekan ke-2 Bulan September 2017 menghubungi saya. Ketika itu saya dalam perjalanan ke Sunter dari Tanjung Priok, Jakarta Utara. Teman saya ini mengajak bertemu, masih di kawasan Sunter.

Namanya Pak Ginting. Saya berkenalan dengan beliau, ketika ada pementasan Keroncong di RPTRA. Karena saya tidak tahu dimana rumahnya, saya diajak bertemu di RPTRA Nirmala dan nantinya baru ke rumah dia.

Setelah berbincang dengan dia di rumahnya, dan mengetahui saya non muslim, Pak Ginting mengajak saya makan di lapo. Sebelumnya dia bertanya kepada saya, apakah saya suka makanan batak. Karena suka, saya kemudian diajak.

Dengan membonceng sepeda motor milik pak Ginting, kami berangkat ke Lapo. Kata oak Ginting, masakannya enak. Lokasinya saya tidak tahu. Berkendara kurang lebih 10 menit kami tiba di Lapo.

Lapo tersebut berada di pinggir jalan. Dan jujur saja, saya kaget karena lapo ini sering saya lewati. Tapi saya tidak tahu. Lokasinya berada di samping Astra Honda Motor, jalan Sunter Kemayoran, tidak terlalu jauh dari ITC Cempaka Mas. Namanya Lapo Balige Sedia.

Pak Ginting pun bertanya ke saya, mau makan apa. Berhubung saya senangnya makan Babi Panggang, saya pun ingin menyantap babi panggang. Pakai darah Saksang agar lebih enak.

Setelah pesanan sampai, tidak pakai nunggu lama, saya langsung menyantapi. Dan …. ternyata memang Babi Panggangnya enak. Masih renyah, gurih dan enak tentunya. Ditambah darah saksang atau kuah saksang, makin lezat.

Darah Saksang nya ini, bagi lidah saya sangat pas. Tidak asin dan tidak terlampau pedas. Begitu juga dengan daging panggang yang tidak keras, renyahnya pas. Tidak gosong juga. Memang pas masakannya.

Di nasi putih juga, karena saya request ada Darah Saksang, makin mantap untuk menyantapnya. Tidak lupa juga, ada sup dan daun ubi tumbuk yang tidak kalah enak. Saking enaknya, saya menambah nasi putih.

Harga makan di Lapo ini tidak mahal. Mau tambah nasi, harganya tetap 25.000. Saya sih ditraktir Pak Ginting.

Karena masih panasaran dan terbayang dengan enaknya Lapo Balige Sedia ini, dua hari setelah makan dengan Pak Ginting, saya kembali makan. Hari Sabtu. Dan memang benar, harganya memang 25.000 meskipun saya menambah nasi.

Yang ingin makan di Lapo ini, dijamin akan balik lagi. Mau mencoba?