SHARE

“Mbak, sekarang sudah tidak ada lagi pertamax 95 ya skarang,” begitu tanya saya kepada petugas SPBU yang akan mengisi pertamax Turbo ke saya beberapa waktu lalu. Saya hendak mengisi pertamax turbo ke sepeda motor yang sehari-hari menjadi kendaraan saya.

Mbak yang bertugas tersebut (saya tidak sempat menanyakan namanya, maklum antrian panjang sob), mengatakan kepada saya, memang pertamax plus dengan kadar oktan 95 atau pertamax 95 sudah tidak ada lagi. Yang ada pertamax 92 dan pertamax turbo.

Saya memang sudah memperhatikan sejak beberapa waktu lalu ketika mengisi pertalite untuk sepeda motor saya, kok tidak ada lagi pertamax plus. Saya awalnya berpikir, mungkin tidak ada stok.

Tapi lama kelamaan saya kemudian melihat lagi, kok tidak ada dalam waktu yang cukup lama. Mungkin ada enam bulan lebih saya melihat ini. Karena itu saya kemudian bertanya kepada petugas SPBU tersebut. Dan memang kenyataannya memang sudah tidak ada lagi pertamax 95.

Ini menarik sebenarnya? Mengapa. Baiklah saya lanjutkan cerita saya ini ya.

Selain mengisi bensin di SPBU pertamina, saya juga sering mengisi bensin di SPBU Shell. Bukan hanya sekali dua kali sih. Biasanya saya memang mengisi sepeda motor saya dengan pertalite. Tapi saya juga mengisi dengan produk Shell semisal Super atau V-Power.

Sekali waktu saya memang pernah mengisi V-Power di SPBU Shell. Saya salah antrian sebenarnya. Saya lihat kosong, ya main nyelonong masuk saja. Oleh petugas saya ditawarkan mengisi V-Power karena antrian memang untuk V-Power. Apes dah saya.

Harga seliter dari V-Power Shell ini, adalah 10.450. Waduh berasa juga mahalnya. Biasanya saya isi 10.000 saja untuk motor saya, tapi karena harga 10.450 tidak mungkin lah saya mengisi hanya 10.000. Saya mengisi dengan angka 15.000. Sudah pasti tidak akan sampai 1,5 liter. Tapi ya sudahlah.

V-Power ini adalah bensin dengan kadar oktan 95. Setara pertamax plus atau pertamax 95. Kalau Super, setara Pertamax 92.

Kemudian, saya mengisi di SPBU pertamina dengan Pertamax Turbo. Ketika mau mengisi dengan pertamax turbo ini lah muncul pertanyaan saya di awal blog ini. Awalnya niat mengisi Pertalite. Tapi karena antrian panjang, saya kemudian memilih mengisi pertamax turbo.

Pertamax Turbo ini, harga per liter adalah 10.100. Wakwaw. Lebih murah dari V-Power milik shell dong. Saya mengisi dengan harga Rp 20.000. Langsung penuh tangki motor saya. Hahaha….

Jelas saya lebih senang dong. Kenapa? Lah ngisi di shell dengan harga lebih mahal dapat oktan 95 sementara isi Pertamax Turbo dapat yang Oktan 98. Lebih tinggi oktannya.

Karena namanya juga pertamax turbo, ketika saya mengendarai sepeda motor saya, wah mantap bener tarikannya. Lebih enteng dibandingkan dengan pakai Pertalite. Sayangnya saja harganya cukup mahal.

Mungkin karena dollar lagi mahal kali ya? Tapi ya saya sih sesekali akan pakai pertamax Turbo. Tapi akan lebih banyak pertalite sih. Maklum sering berkeliling. Pakai bensin harga yang mahal berasa juga sih.

Leave a Reply