close
Cerita

Natal 2017 Hari Kedua : Ke Rumah Sakit, Cileungsi dan Nobar NJRD

img-20171230-wa0001-1501820269.jpg

Seperti di dua tulisan sebelumnya, hari Natal Pertama saya makan siang bersama adik saya dan berkunjung ke rumah sahabat saya di Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur.

Tanggal 26 Desember, atau Natal hari kedua, subuh atau dini hari, sekitar jam tiga, tiba-tiba saya merasakan napas sesak dan badang keringat. Saya khawatir itu serangan jantung. Tapi saya mencoba tenang hingga pagi hari. Jam delapan pagi saya bangun, kondisi sesak napas, dan cenderung nyeri di dada membuat saya merasa harus ke Puskesmas dulu. Konsultasi Dokter.

Saya bergegas ke Puskesmas. Setelah kurang lebih menunggu 30 menit, giliran saya diperiksa oleh dokter. Nama saya sudah dipanggil. Tekanan darah saya diperiksa dan saya menyampaikan ke dokter keluhan saya.

Dokter bilang, gejala maag bisa saja itu gejala jantung yang tidak terdeteksi. Saya sih bilang ke dokter, kalau misalnya sebelum operasi mata, saya pernah dicek EKG dan tidak bermasalah.

Oleh dokter, saya kemudian diresepkan amlodipine, karena saya sudah harus minum obat tersebut. Selain itu ada vitamin B12 dan juga antasida. Obat Maag.

Setelah kembali dari Puskemas, saya berpikir untuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Tanjung Priok. Cek EKG saja lah. Biar memastikan tidak ada apa-apa dengan jantung saya.

Motor saya kendarai ke RSUD Tanjung Priok. Saya mendaftar untuk periksa ke Spesialis penyakit dalam. Bayarnya cuma 30.000 kok. Dan langsung ke ruangan tunggu dokter. Tidak butuh waktu lama. Cuma sekitar lima menit sudah masuk ruangan.

Tidak banyak ini itu, saya langsung minta untuk dilakukan pemeriksaan EKG atau rekam jantung. Biayanya tidak mahal. Hanya Rp 50.000. Segala macam alat langsung ditempel ke tubuh saya untuk memeriksa kondisi jantung.

Pemeriksaan tidak butuh lama. Dan hasilnya dicetak. Oleh dokter saya dikatakan, kondisi jantung bagus. Fiuh!

Setelah dari RSUD Tanjung Priok, tujuan selanjutnya adalah ke Rumah Kak Ella di Cileungsi. Ada acara open house sekalian kumpul keluarga. Brangkat!!!!!!!

Perjalanan ke Cileungsi dengan sepeda motor butuh waktu dua jam. Lumayan coy! Karena perjalanan saya nikmati, tidak terasa, sekitar jam 13.00 saya sudah tiba di rumah Kak Ella. Dan saya jadi orang yang pertama tiba.

Setelah saya tiba, saudara yang lain mulai berdatangan. Ahseeek

Pada ramai keluarga yang kumpul. Serasa pulang kampung! Dan tidak hanya itu, ada ayam tuturuga buatan Ponakan saya, Chichi. Nikmat bener. Walaupun saya habis periksa maag dan jantung, makanan bersantan ini tidak bisa saya tolak. Huahahaha. Parah!

Dan setelah saya makan, berselang satu jam kemudian datang lagi nasi bungkus Manado! What? Nasi bungkus ini sudah lama saya tidak santap.

Jadilah saya makan lagi deh. Makannya dengan ayam tuturuga. Makin maknyus.

Karena saya kumpul sama keluarga, tidak terasa sudah sampai jam 19.00 WIB. Saya harus kembali ke Jakarta. Jam 22.00 ada Nonton Bareng MUFC vs Burnley dan teman-teman dari NJRD sudah menunggu.

Dan hari Natal kedua tahun 2017 ini saya tutup dengan kekecewaan dan kekesalan karena MUFC draw dengan Burnley. Di Old Trafford pula.

Sunter Agung, 31 Desember 2017

Tommy Bernadus

The author Tommy Bernadus

Dilahirkan di Desa Lembean, dan besar di Desa Tontalete, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Mengenyam pendidikan di SDN 1 Kema, SMPN Kauditan di Treman, SMAN Girian dan UKSW Salatiga. Seorang jurnalis, penulis dan blogger yang kadang-kadang mendisain media dan mengatur konten media.

Leave a Reply

%d bloggers like this: