SHARE

Setelah berputar-putar mencari warteg atau warung makan, untuk makan siang, tiba-tiba saya berbelok ke semacam pusat jajanan makanan yang berada di sebelah Total Buah, Sunter ini.

Tadinya saya sudah berencana makan siang di warteg yang berada di belakang RS Satyanegara Sunter. Tapi saya kebablasan. Akhirnya saya melewati tempat makan ini dan mampir.

Ada nasi ulam Betawi yang beberapa bulan lalu saya santap tapi tidak sempat saya tulis di blog saya ini.

Setelah memarkir motor, saya langsung menuju ke lapak Nasi Ulam Betawi ini. Begini lah penampakannya.

Nah ada pilihan lauknya deh. Telur bulat, dadar dan dendeng sapi. Saya pilih dendeng sapi dong untuk lauknya. Saya pilih nasi ulam.

Penjual nasi pun menyiapkan pesanan saya dan pesanan langsung datang.

Nasi Ulam ini disajikan dengan lalapan timun yang diiris dan kemangi, bihun dan teri nasi yang ditaburkan di atas nasi dan sambal kacang.

Daging dendeng yang saya pilih sebagai lauk sangat empuk dan enak. Bumbu dendeng tidak berlebihan.

Bihun dan teri nasi membah kegurihan dari nasi ulam ini. Sambal kacangnya pedas dan manis berpadu. Memang sangat enak.

Penjual menambahkan semur tahu dan kuah di dalam mangkok menambah sedap. Sembari menyantap nasi ulam, bisa menyeruput kuah semur tahu yang enak dan pas di lidah. Makin semangat untuk menyantapnya. 

Harga? Plus es teh tawar, saya membayar Rp. 33.000.

Mau mencoba?

Leave a Reply