close
cloud hosting

Sudah hampir dua tahun ini, saya kembali aktif blogging melalui blog utama saya. Saya sebenarnya ada beberapa blog, tapi blog utama saya adalah bacirita.id. Ya karena melalui blog ini saya memang pengen bercerita yang dalam bahasa sehari-hari di Manado atau Sulawesi Utara menjadi bacirita.

Awal mulanya, hosting bacirita ini saya gabungkan atau dengan hosting yang lain. Seiring berjalannya waktu, data hosting bacirita ini semakin besar. Karena selain saya menulis, banyak foto yang saya tampilkan lewat blog saya ini.

Kemudian saya memutuskan untuk hosting sendiri. Jadi bacirita ini hosting mandiri, khusus untuk bacirita. Hosting awalnya, kapasitas 2 giga byte. Masih cukup awalnya. Tapi lama kelamaan membengkak menjadi 5 giga byte.

Di provider hosting saya, yang awalnya, biaya hosting untuk 5 giga byte ini masih termasuk murah. Di harga 64 ribu saja. Masih bisa lah saya bayar setiap bulan. Tidak terlampau mahal.

Tapi lama-lama juga, kapasitas hosting sudah tidak cukup. Melalui email, saya diberitahukan sudah melewati kapasitas hosting. Duh! Saya pun upgrading ke yang lebih besar. 6 giga byte. Lama kelamaan saya pun akhirnya upgrading ke 12 giga byte.

Biaya untuk hosting 12 giga byte ini lumayang menguras isi kantong. Harganya 200.000 per bulan sudah dengan pajak. Woh berasa juga bayarannya.

Sampai akhirnya saya lagi iseng-iseng browsing, menemukan sebuah provider hosting cloud yang bagi saya sangat murah. Ketika saya melihat ada kapasitas hosting yang 15 giga byte, harganya cuma 65.000, tidak perlu saya pikir panjang untuk migrasi hosting.

Biaya 65.000 plus pajak 10% menjadi 71.500. So pasti sangat murah dibandingkan dengan hosting yang lama. Lebih dari separuh harga hosting yang lama.

Sebelum migrasi hosting saya bertanya apakah provider hosting yang baru ini bisa membantu memindahkan data dari provider lama ke yang baru. Melalui ticket support, mereka menjawabnya bisa membantu.

Akhirnya saya pun migrasi hosting. Tidak perlu repot dan harga bisa jauh lebih murah!

 

Tommy Bernadus

The author Tommy Bernadus

Dilahirkan di Desa Lembean, dan besar di Desa Tontalete, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Mengenyam pendidikan di SDN 1 Kema, SMPN Kauditan di Treman, SMAN Girian dan UKSW Salatiga. Seorang jurnalis, penulis dan blogger yang kadang-kadang mendisain media dan mengatur konten media.

Leave a Reply

%d bloggers like this: