close
Tekno Story

Meyakinkan Sahabat untuk Registrasi Nomor Ponsel Prabayar

img_6110-1

Awal Oktober lalu (atau akhir September ya?) Pemerintah mengumumkan bahwa setiap pengguna kartu prabayar untuk ponsel harus meregistrasi ulang dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga.

Bukan hanya registrasi ulang sebenarnya. Untuk registrasi kartu baru, berlaku hal yang sama juga.

Soal registrasi kartu prabayar ini, berlaku mulai 31 Oktober, dua hari lalu, hingga dengan 28 Oktober nanti. Ada rentang waktu empat bulan.

Sayangnya, terkait soal registrasi ini, banyak beredar informasi sesat. Semisal, data bisa disalahgunakan ataupun bocor.

Salah satu sahabat saya, sempat termakan informasi ini. Mengapa? Ketika saya berjumpa dengan beliau, dia bertanya ke saya, apakah ini benar atau tidak.

Saya pun meyakinkan bahwa ini benar. Walaupun sudah meyakinkan kepada sahabat saya ini, dia tetap bertanya apakah data bisa disalahgunakan.

Kembali saya meyakinkan bahwa data tidak akan disalah gunakan. Saya malah bilang bahwa dengan registrasi ini akan lebih aman.

Mengapa? Misalnya penipu SMS undian dan lainnya, sudah bisa terdeteksi. Tidak akan ada orang yang bisa registrasi asal-asalan.

Setidaknya, para pelaku penipuan atau kejahatan lainnya yang menggunakan nomor ponsel akan tidak bisa sebebas biasanya.

Jadi, kita perlu dukung dong registrasi ini.

Dan ini bbrp foto atau infografis terkait registrasi pascabayar

Tommy Bernadus

The author Tommy Bernadus

Dilahirkan di Desa Lembean, dan besar di Desa Tontalete, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Mengenyam pendidikan di SDN 1 Kema, SMPN Kauditan di Treman, SMAN Girian dan UKSW Salatiga. Seorang jurnalis, penulis dan blogger yang kadang-kadang mendisain media dan mengatur konten media.
%d bloggers like this: