SHARE

Sesuatu yang sangat menarik, dalam pandangan saya, disampaikan oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto dalam sebuah acara diskusi Menuju Indonesia 4.0 yang digelar di sebuah cafe di kawasan Menteng, Jumat 11 Mei 2018 malam.

Saya yang berkesempatan hadir di acara diskusi tersebut, mendapatkan pemaparan langsung dari Menteri Perindustrian mengenai Revolusi Industri 4.0 ini. Apa yang menarik tersebut?

Yang pertama, Airlangga menyampaikan, Indonesia ini salah satu kekuatan ekonomi dunia. Airlannga juga menyampaikan, saat ini Indonesia sudah masuk peringkat 16 ekonomi terbesar dunia. Ini tentu saja, membuat saya bangga.

Tapi, lanjut Airlangga, dengan revolusi Industri 4.0 nantinya, pada tahun 2030 nantinya, Indonesia bisa masuk peringkat ke-7 ekonomi terbesar di dunia.

Indonesia, lanjut Airlangga, penuh dengan talenta-talenta yang bisa membawa Indonesia keren nantinya. Buktinya, Apple mau membuka Apple Academy di Indonesia.

“Ini Apple Academy pertama di Asia,” ujar Airlangga penuh kebanggan.

Karena itu, pemerintah akan memaksimalkan human talent ini agar makin kreatif dan inovatif. Airlangga bahkan sempat menceritakan mengenai Politeknik Mekanik Swiss dan NHI dimana keduanya bekerja sama dengan Swiss.

“Kerjasama seperti ini akan kembali dihidupkan oleh pemerintah karena sangat bagus dan bisa menghasilkan talenta-talenta yang kreatif dan inovatif,” kata Airlangga.

Tidak hanya itu, Airlangga juga mengatakan Research and Development juga menjadi bagian yang penting agar nantinya kita bisa menjadi creator dari inovasi.

Soal sektor Industri yang menjadi Prioritas di Revolusi Industri 4.0 atau Menuju Indonesia 4.0 ini, Airlangga mengatakan, dititikberatkan pada sektor makanan dan minuman; tekstil dan busana; otomotif; elektronik; dan juga kimia.

Sektor-sektor inilah yang nantinya akan bisa membawa Indonesia masuk peringkat 7 ekonomi terbesar dunia.

Bagaimana soal anak muda? Anak Muda di Indonesia inilah yang sebenarnya Talenta-talenta yang bisa membawa Indonesia maju nantinya. Airlangga mengatakan, jangan hanya belajar bahasa Inggris saja, tapi harus belajar statistik agar bisa membaca data dan juga coding agar bisa menghasilkan aplikasi-aplikasi keren.

Anak muda Indonesia ini nantinya bisa melahirkan aplikasi e-commerce baru yang bisa jauh lebih baik dari yang sudah ada sekarang ini. “Mungkin mereka punya ide yang lebih hebat, tapi belum bisa terlaksana. Nantinya akan didorong agar mewujudkan ide mereka,” tandas pak Airlangga.

Leave a Reply