SHARE

Hari kedua berada di Bali, saya masih panasaran dengan makanan Babi Guling. Belum afdol rasanya kalau tidak menikmati masakan khas Bali ini.

Karena saya tidak menemukan Babi Guling di kawasan Seminyak, saya harus mencari di tempat lain. Dan kebetulan saya akan ke daerah Ubud.

Ketika sedang menuju ke Ubud dengan transportasi online, saya bertanya kepada pengemudi tempat Babi Guling di Ubud.

Sang pengemudi yang bernama Gede Arta, mengatakan kepada saya di Ubud ada warung makan Bu Oka. Sesampai di Ubud, saya check in dan menyimpan barang-barang saya di kamar, saya langsung mencari informasi lokasi tempat warung bu Oka ini.

Pakai google maps dong.

Berbekal panduan dari Google Maps, saya berjalan kaki ke tempat babi guling ini. Lumayan jauh dari tempat saya menginap. Sekitar satu kilometer.

Menuju ke Warung Bu Oka 3 ini, saya harus melewati jalan sempit. Hanya bisa dilewati pejalan kaki. Sepeda motor tidak bisa

Sebelum memasuki jalan sempit ini, sudah ada tanda arah ke Warung Bu Oka.

Berjalan kurang lebih 50 meter, saya akhirnya bertemu dengan tempat makan. Tempat makannya luas dan kita bisa melihat pepohonan.

Rehat sebentar karena jalan kaki cukup jauh, saya memesan sepiring nasi babi guling spesial. Tidak butuh waktu lama, pesanan saya sudah datang.

Sepiring Nasi Babi Guling ini ada babi guling yang sudah dipotong, lengkap dengan tambahan lauk seperti sayur labu dan kerupuk (berbahan dasar babi) mungkin.

Akhirnya, saya bisa menyantap babi guling. Babi guling dan bumbunya enak disantap. Kerupuknya juga renyah. Tak salah memang rekomendasi dari driver transportasi online tersebut.

Sepiring nasi babi guling, saya bayar seharga Rp 71.000 sudah dengan sebotol air mineral.

Sembari makan, saya juga ditemani suara dari pohon yang diterpa angin. Menyantap makanan khas Bali dengan suasana sangat natural memang mengasyikan.

Lokasinya ada di : Jalan Tegal Sari No. 2, Ubud Tengah, Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571

SHARE
Previous articleEnaknya Makanan Bali di Warung Nasi Bali Ketut Nari
Next articleCerita Sahabat : Unink & Mahe
Dilahirkan di Desa Lembean, dan besar di Desa Tontalete, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Mengenyam pendidikan di SDN 1 Kema, SMPN Kauditan di Treman, SMAN Girian dan UKSW Salatiga. Seorang jurnalis, penulis dan blogger yang kadang-kadang mendisain media dan mengatur konten media.

Leave a Reply