SHARE

Sudah baca cerita saya tentang KTP elektronik saya yang akhirnya bisa beres selama setahun kan? Nah saya itu melakukan perekaman e-ktp. Tapi data saya yang direkam. Kali ini saya mau bercerita tentang saya yang datang ke pelayanan KTP mobile atau pelayanan KTP keliling yang dilakukan oleh Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Utara. Biar lebih singkat pakai singkatan Dukcapil saja ya

Selasa 29 Agustus 2017, saya sudah diberitahukan akan ada layanan ini di RW 07 Kelurahan Tugu Selatan, Koja, Jakarta Utara. Pelayanan KTP ini akan dilakukan Rabu 30 Agustus 2017 pagi hingga siang di Pos RW 07. Saya sih sudah bolak balik ke Pos RW ini terkait liputan.

Rabu pagi sekitar jam 09.30 saya sudah tiba di Pos RW. Sesampai di tempat tujuan, sudah ada empat petugas Sudin Dukcapil yang siaga untuk melayani warga. Mereka mau ngapain sih sebenarnya?

Petugas ini datang ke Pos RW untuk memudahkan warga yang belum melakukan perekaman KTP elektronik. Warga tidak perlu repot-repot datang ke Kelurahan. Mereka cukup ke pos RW. Wah asik ya! Setelah menunggu beberapa saat, warga mulai berdatangan untuk melakukan perekaman. Mereka cukup membawa fotokopi KTP yang belum KTP elektronik dan Kartu Keluarga. Mudah bukan?

Setelah memberikan fotokopi, petugas langsung mengarahkan mereka untuk difoto. Nah ketika memfoto ini, unik. Latar belakang foto merah atau biru (Sesuai tahun kelahiran), pun dipegang petugas. Bukan ditempel di dinding.

Peralatan lainnya juga seperti scan sidik jari dan alat untuk tanda tangan juga sudah disiapkan. Bahkan sampai dengan untuk merekam retina mata.

“Tanda tangan ya pak”
“Tanda tangan ya bu”

Begitu yang disampaikan petugas kepada warga yang dilayani perekaman KTP elektronik. Begitu juga ketika melakukan perekaman sidik jari. Mereka juga mengarahkan warga. Yang di rekam bukan hanya jempol kita lho. Tapi seluruh jari.

Ketika melakukan perekaman sidik jari, petugas harus menutup dengan tissue atau kertas. Karena perekaman dilakukan di gedung yang semi terbuka, cahaya matahari agak mengganggu perekaman sidik jari.

Kejadian yang sama juga terjadi ketika melakukan perekaman KTP elektronik untuk retina mata. Hari yang semakin siang membuat cahaya matahari semakin terang. Petugas pun kesulitan untuk melakukan perekaman. Dan mereka pun menutup bagian kepala warga yang melakukan perekaman e-KTP untuk memudahkan. Dan berhasil juga akhirnya.

Usai melakukan perekaman, petugas pun mengarahkan warga untuk mengambil surat keterangan (suket) sudah melakukan perekaman. Nantinya bisa diambil di Kelurahan ataupun di Kantor RW nantinya. Terserah warga untuk mengambilnya kapan.

Yang dilayani hanya yang perekaman KTP elektronik saja? Tidak tentunya!

Warga yang ingin bertanya-tanya soal KTP yang belum jadi pun dilayani. Dan yang sudah setahun melakukan perekaman KTP juga sudah bisa mencetaknya di kantor Kecamatan. Pak Ahmad, Kasatpel Dukcapil Kecamatan Koja yang memberikan informasi. Begitu juga Pak Teguh Kasatpel Dukcapil Kelurahan Koja ikut memberikan jawaban pertanyaan warga.

Ketika melayani warga tersebut, ada seorang bapak yang sudah tua dan tidak memiliki KTP. Dia hanya memiliki SKDS (Surat Keterangan Domisili Sementara) yang sudah habis masa berlakunya. Sayangnya bapak ini warga Kelapa Gading Barat dan bukan Tugu Selatan sehingga tidak bisa terlayani pengurusan dokumen kependudukan.

Bapak tersebut pun diarahkan untuk mengurusnya ke Kelapa Gading karena datanya ada di Kelapa Gading.

 

Ada juga seorang ibu warga kurang mampu yang suaminya sudah meninggal yang ingin mengurus KTP. Namun karena dokumennya kurang lengkap, tidak bisa terlayani. Nomor Induk Kependudukannya saja tidak diketahui. Ibu ini hanya menunjukkan KIS, sementara di KIS tidak ada data NIKnya. Waduh! Meski begitu, tetap diberitahukan. Dan yang bikin saya sedikit kaget, ibu ini tidak bisa membaca. Untunglah dia diantar Ibu Ketua RT 04/07. Kalau tidak bisa berabe.

Sekitar jam 12 siang pelayanan pun selesai. Hari itu ada 40 warga yang terlayani. Ada yang merekam KTP elektroni, ada yang sekedar berkonsultasi dan mengurus pencetakan KTP.

Pelayanan keliling ini bukan hanya sekali ini. Saya sudah beberapa kali meliput. Bahkan ketika Car Free Day di Kelapa Gading, mereka juga melakukan pelayanan.

Bagi yang belum melakukan perekaman KTP elektronik, yuk rekam. Ini penting lho untuk berbagai macam urusan.