close
img_1201-1.jpg

Kalau di fanbase yang saya pikirkan hanya sekelompok orang, dan mengakomodir hanya kemauan mereka saja, gak akan berkembang. 
Saya tidak mau terjebak dengan kondisi yang ada, sementara saya masih bisa melakukan hal-hal lain, yang bisa membuat orang semakin mengenal United Jakarta Utara. 

Basis United Jakarta Utara di Jakarta Utara, yang berarti harus menancapkan kaki, membangun fondasi yang kuat, semakin mencengkeram erat di sini. 

Fans MU di Jakarta Utara, harus tau bahwa ada fanbase yang berada di dekat mereka. Ini yang utama dan terutama. Kalau bisa dikenal oleh fanbase di daerah, itu bonus. 

Percuma gaung kita besar, tapi seperti gong, yang di belakangnya kosong, tapi ketika dipukul suaranya besar. Bagi saya lebih baik kita padat, dan kuat meskipun kalau dipukul suaranya melempem.

Tahun 2015, tanggal 18 April tengah malam, dari hasil obral obrol di twitter, saya mencetuskan mendirikan united jakarta utara.
Tidak terasa, empat hari lagi akan genap setahun. Perjuangan masih panjang. Saat ini masih merangkak, belum berdiri dan berlari. Tapi satu saat, akan berdiri, berjalan dan berlari.

Tommy Bernadus

The author Tommy Bernadus

Dilahirkan di Desa Lembean, dan besar di Desa Tontalete, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Mengenyam pendidikan di SDN 1 Kema, SMPN Kauditan di Treman, SMAN Girian dan UKSW Salatiga. Seorang jurnalis, penulis dan blogger yang kadang-kadang mendisain media dan mengatur konten media.

Leave a Reply

%d bloggers like this: