SHARE

Sebuah ajakan ke Yogyakarta, datang kembali. Dalam kurun waktu enam bulan terakhir, saya ke Jogja sudah dua kali. Yang pertama akhir November 2017 dan pertengahan Februari 2018.

Yang pertama untuk liputan acara Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan yang kedua acara Telkom Indihome.

Nah untuk yang ke-3 ini adalah undangan untuk melihat langsung acara yang digelar oleh Bank Mandiri. Namanya Mandiri Jogja Marathon 2018. Sudah pada tahu dong kalau ini pasti lomba Lari.

Acara lomba lari ini sendiri, akan digelar Hari Minggu 15 April 2018. Peserta akan start dari Candi Prambanan dan melintasi sejumlah wilayah di Yogyakarta. Wah ini yang keren. Berlari sembari berwisata.

Saya tiba di Yogyakarta, Sabtu 14 April 2018 malam. Saya dan tim blogger akan menginap di Hotel Platinum. Setelah mengecek lokasi, ternyata menginapnya tidak jauh dari Bandara. Bahkan kami hanya berjalan kaki ke hotel. Dari pintu keluar Bandara Adisucipto Yogyakarta, cuma menyebrang jalan saja. Asli sangat dekat.

Setelah check in, perut ngasih kode untuk segera diisi. Dan kami pun mencari makan disekitar hotel. Ada nasi Gudeg rupanya. Dan kami menyantapnya. Setelah makan malam, saya dan teman-teman, kembali ke Hotel. Kami harus beristirahat. Soalnya jam 03.30 pagi kami sudah harus start dari hotel dan segera ke Candi Prambanan.

Tidur cepat deh!

Sehabis makan saya dan beberapa teman, sempat nongkrong di skybar hotel. Rooftop bar. Rehat dan bersantai sejenak sebelum tidur. Namun karena harus bangun pagi, kami chilling out tidak lama, langsung masuk kamar.

Saya tentunya tidak lupa meminta kepada resepsionis hotel untuk wake up call jam 02.30 pagi. Tepat jam 02.30 pagi, telepon di kamar saya sudah berdering. Saya pun bersiap berangkat. Pukul 03.30 lewat dikit, saya dan teman-teman menumpang bus untuk media sudah berangkat.

Sesampai di Candi Prambanan, saya bergegas ke lokasi start untuk lomba lari. Oh iya, saya lupa, untuk Mandiri Jogja Marathon ini, ada empat kategori lomba. Ada Full Marathon, Half Marathon, 10 K dan 5 K. Sesampai di lokasi acara, saya melihat peserta sudah banyak yang datang. Mereka sudah bersiap untuk ikutan lomba lari.

Jumlah peserta Mandiri Jogja Marathon ini sendiri mencapai 8.000 orang. Wow aku kaget… Jumlahnya banyak baget… dan menurut informasi, 80 persennya berasal dari Luar Yogyakarta. Dan ada peserta dari Malaysia, Kenya dan Jepang yang ikutan Lomba Lari ini. Selain tiga negara ini, masih ada banyak negara lain yang ikutan.

Ada yang pemanasan, ada yang latihan lari di sekitar Candi Prambanan dan ada juga peserta yang asik berfoto dengan latar belakang Candi Prambanan. Mungkin mereka tidak mau kehilangan momen berfoto dan posting di Media Sosial.

Sampai di lokasi start, start untuk kategori Full Marathon akan segera dimulai. Peserta sudah berkumpul di lokasi start. Wah wah wah….

Di lokasi start, Mantan Putri Indonesia, Melania Putri sudah memandu para peserta. Dia juga memberikan informasi soal event Mandiri Jogja Marathon ini. Sekitar jam 05.00 WIB, Direktur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo yang lebih asik dipanggil Pak Tiko melakukan Fly Off atau mengangkat bendera disertai dengan pembunyian terompet untuk start.

Peserta langsung berlarian untuk start. Mungkin sudah tidak sabar untuk lari dari kenyataan (halah apaan sih). Banyak yang langsung buru-buru lari, dan banyak juga yang ketinggalan.

Berselang setengah jam, Peserta Half Marathon sudah diminta untuk bersiap start. Jumlah peserta half Marathon ini jumlah nya fantastis. Ada 1200 orang. Banyak ternyata yang suka lari (dari kenyataan). Untuk Half Marathon ini, peserta lomba dilepas oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno dan Pak Tiko beserta Direksi Bank Mandiri.

Sebelum melepas, Pak Tiko sempat berfoto bersama dengan Bu Menteri Rini dan para peserta.

Usai start Half Marathon, saya langsung keliling-keliling Lokasi Start Mandiri Marathon. Untuk mengambil foto. Maklum lagi senang-senangnya foto. Ada mirrorless yang belum lama saya beli.

Ketika saya melihat langit sudah membiru tanda Matahari akan segera terbit, saya teringat ingin mengambil foto sunrise di Prambanan. Saya pun mencari lokasi. Duh saya memang benar-benar kelupaan untuk mengambil foto sunrise.

Beruntuk meskipun sudah hampir kelewatan moment tersebut, saya masih sempat untuk mengambil foto. Dan masih terlihat indah fotonya sih.

Di lokasi tempat foto ini, saya melihat banyak peserta dan keluarganya mengambil foto. Keren memang sih spotnya. Mereka sudah pasti asik selfie atau minta diambilkan foto oleh temannya.

Dari kejauhan kemudian terdengar pengumuman bahwa lomba lari Kategori 10K akan segera dimulai. Para peserta langsung buru-buru ke lokasi start. Yang saya lihat, peserta 10K ini banyak banget. Gila aslik banyak banget.

 

Saya sempat melihat juga ada sekelompok orang yang di kepalanya ada Balon. Wah siapa mereka ya? Oh ternyata mereka adalah pacers. Pacers ini merupakan patokan untuk target waktu. Owalah kirain apaan. Saya pun meminta mereka untuk foto.

Selesai dari lokasi start Mandiri Jogja Marathon ini, saya langsung ke tenda makanan.

Saatnya KULINER! Perut sudah meminta untuk dikasih kode lagi!

Dari lokasi start ke tenda makanan, memang lumayan jauh untuk berjalan kaki bro sis. Ya itung itung bakar kalori saja lah.

Sampai di tenda makanan, saya melihat ada booth Jadah Tempe Mbah Carik. Soal Jadah Tempe Mbah Carik ini, saya sudah sempat mengulasnya di blog saya. Tinggal di search aja kok.

Nah selain Jadah Tempeh Mbah Carik ini, ada juga stand Gudeg Manggar, Kue Kampung, Mie Lethek, dan Sate Khlatak. Nggak cuma itu sih. Ada juga KFC, Hokben dan ratusan booth lainnya.

Saya sih hanya icip-icip Jadah Tempe Aja. Makan dua jadah tempe saja sudah kenyang. Hohohoho.

Nah untuk jajan di tenda makanan ini, bisa pakai Kartu Kredit Mandiri dan pakai e-money. Jadi tidak ada transaksi cash atau pakai uang tunai untuk belanja makanan. Tidak usah khawatir, dari Bank Mandiri sudah menyiapkan petugas khusus untuk membantu transaksi ini.

Bagi yang nggak punya e-money atau lupa membawa kartu e-money, di Tenda Makanan ini ada booth yang disiapkan oleh Bank Mandiri untuk penjualan e-money. Dan bahkan ada e-money yang edisi khusus Mandiri Jogja Marathon. Harganya cuma 60.000 dan disainnya keren lho.

Jam 07.30 pagi, mulai ada sejumlah peserta lomba lari yang finish. Saya langsung menuju ke garis finish karena saya sudah tidak sabar ingin melihat siapa yang finish.

Dan memang benar, tidak lama saya sampai di garis finish, sudah ada yang finish. Dan mereka kategori half marathon. Gokil asli. Lari dengan jarak 21 kilometer ditempuh sekitar dua jam. Saya sih sudah ngebayangin. Lah jalan 21 Kilometer saja sudah berasa capeknya, gimana pake lari. Asli saya geleng-geleng kepala.

Nah setelah finish line ini, ternyata penyelenggara Mandiri Jogja Marathon ini sudah menyediakan minum dan ada pisang. Memang di sepanjang lintasan lari juga disiapkan minuman dan pisang. Tapi di finish line juga memang sudah disiapkan untuk para finisher.

Mereka juga diberikan fasilitas pijat. Wajar sih. Lah jalan kaki 2 kilometer aja udah pegal, gimana lari 5KM dan bahkan sampai 42 KM (untuk full marathon).

Cuma dapat pisang dan minum saja? Setelah finish, para peserta lari ini mendapat medali finisher lho. Keren kan? Nggak cuma medali, mereka juga mendapatkan kaos. Kaos ini warnanya beda-beda untuk setiap kategori lomba.

Di lokasi lomba ini, saya menemukan banyak hal unik dari finisher. Ternyata banyak peserta yang datang bersama dengan komunitas lari. Seperti indo runner, Bogor Runner dan banyak komunitas lain.

Saya menemui mereka di sekitar panggung ketika ada acara hiburan untuk para peserta. Ketika band dari Polda DIY tampil, peserta hingga pak Tiko dan Direksi Bank Mandiri juga ikut berbaur dengan para peserta.

Pak Tiko memangnya orangnya asik banget ya.

Dan yang paling uniknya lagi, dan ini benar-benar saya kaget. Ada satu keluarga, Ayah Ibu dan Dua Orang anaknya yang menjadi finisher. Wah ini keren banget sebenarnya.

Di Mandiri Jogja Marathon ini memang saya melihat ada yang mengajak anaknya atau pasangannya untuk ikut lari. Tapi satu keluarga begini, sangat langka tentunya. Asik bener melihat satu keluarga bisa ikutan lomba lari.

Usai berfoto dan keliling-keliling lokasi acara Mandiri Jogja Marathon ini, saya pun bersiap untuk kembali ke hotel. Sudah kelewat capek soalnya. Mau beristirahat dulu. Maklum, sudah dari subuh atau dinihari di lokasi acara.

Kesempatan datang ke event seperti ini memang pertama kali bagi saya. Dan memang sangat seru acaranya. Nggak cuma lomba lari saja, tapi ada Tenda Makanan, hingga acara hiburan.

Buat Jadi Mandiri, dan Bank Mandiri, terima kasih sudah mengajak saya datang ke event ini dan Jogja tentunya.

Oh iya, ini saya kasih galeri fotonya ya

This slideshow requires JavaScript.

Leave a Reply