close
Cerita

Lampion khas Imlek Bergantungan, Suasana Imlek Terasa di Malioboro Yogyakarta

imlek yogya 2

Ketika tengah malam melewati Jalan Malioboro Yogyakarta, saya menemukan sebuah pemandangan yang berbeda dengan biasanya. Saya yang melintas dengan becak yang dikayuh oleh mas Rugiman, melihat lampion-lampion yang bergantungan di sepanjang jalan Malioboro.

Wah ini keren banget, begitu kehebohan saya ketika melihat lampion-lampion yang berwarna merah tersebut. Otomatis saya langsung mengeluarkan ponsel dari kantong celana saya dan segera mengambil foto lampion-lampion ini.

“Pak tolong berhenti sebentar, saya ingin mengambil foto lampion-lampion ini,” pinta saya ke pengayuh becak.

Di depan Malioboro Mall, kemudian pengayuh becak menghentikan becak yang saya tumpangi. Saya pun bergegas mengambil foto. Di Depan Mall, juga ada gerbang khas Tiongkok. Saya tidak mungkin akan meluputkan untuk mengambil gambarnya.

Saya juga tidak melewatkan untuk kembali mengambil foto Lampion yang bergantungan di jalanan.

Setelah mengambil foto-foto lampion ini, saya pun melanjutkan perjalanan dengan becak. Akan ada cerita berikutnya ya.

Dan saya sedikit tertegun dengan hiasan di Jalan Malioboro ini. Semoga keberagaman di Indonesia tetap akan terjaga dengan ikut merayakan imlek seperti ini.

Tommy Bernadus

The author Tommy Bernadus

Dilahirkan di Desa Lembean, dan besar di Desa Tontalete, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Mengenyam pendidikan di SDN 1 Kema, SMPN Kauditan di Treman, SMAN Girian dan UKSW Salatiga. Seorang jurnalis, penulis dan blogger yang kadang-kadang mendisain media dan mengatur konten media.

Leave a Reply

%d bloggers like this: