SHARE

Setelah mencicipi mie goreng dan nasi goreng bang Subur di Jalan Swadaya, Kebon Bawang, Tanjung Priok, entah kenapa saya masih kepengen makan lagi masakan bang Subur ini.Sepulang dari Kantor saya ke Walang Futsal. Janjian ketemu dengan orang di situ. Ketemu teman-teman.

Setelah urusan selesai, saya meluncur ke Kelapa Gading. Muter-muter di Kelapa Gading, entah kenapa yang terbayangkan adalah Nasi Goreng Subur ini.
Setelah muter-muter nggak jelas, akhirnya memutuskan kembali ke Kosan. Mau makan nasi goreng juga sekalian. Saya pun meluncur dengan motor pinjaman pak Darso.

Sampai di warung makan bang Subur, karena sudah tiga hari makan berturut-turut, pas parkir motor dan buka helm mas Subur langsung tanya.

“Pesan Nasi Goreng?”

Saya pun menanyakan,

“Ada kwee tiaw?”

“Ada”

“Oke saya pesan Kwee Tiaw Goreng, nggak pedas dan tanpa telur”

Kurang lebih 5 menitan, Kwee Tiaw sudah tersaji. Berhubung perut sudah pengen diisi, saya langsung tancap gas menyantap Kwee Tiaw Goreng.

Wah, ternyata enak. Kecap berasa enak, bumbu nya juga berasa enak. Tidak hanya nasi goreng dan mie goreng bang subur yang enak. Kwee Tiaw Gorengnya juga enaak. Waduuuh!

Karena enak, tak terasa makanan cepat habis.

Kwee Tiaw Bang Subur ini ada irisan sayuran kol dan sawi, plus ada daging dan baksonya. Top memang. Dia konsisten memasak enak.

Selesai makan, saya membayar. Harga juga ternyata sama. 10.000 Rupiah saja.

Berikutnya saya akan coba mie godog. Lah bukannya seperti di blog sebelumnya, saya pengen mie rebus? Wah itu buat besok saja deh.