SHARE

Pekan lalu, iya pekan lalu, Rabu 20 September 2017, saya mendapat sebuah undangan khusus. Menghadiri acara bersama dengan Presiden Joko Widodo. Singkatnya saja, saya sebut Presiden Jokowi atau Jokowi saja.

Acara ini dihelat di Balai Sidang Jakarta, atau lebih tepatnya, Jakarta Convention Center. 

Karena acaranya pagi, saya berangkat sebelum jam enam menggunakan sepeda motor. Dalam perjalanan, saya kehujanan dan akhirnya saya memarkirkan sepeda motor dan menggunakan Transjakarta.

Tiba di JCC, sekira pukul 08.00 dan memang seperti perkiraan saya. Saya mengambil undangan dan segera registrasi dan masuk ke Plenary Hall. Saya bertemu sejumlah teman. Seperti Yasinta dan Iman, Bang Is, Doroii, Hariadhi hingga Ulin Yusron..

Sesuai undangan, acara dimulai mulai jam 10.00. Pak Jokowi tiba tepat waktu. Lewat dua menit sih. Tapi itu wajar. 

Acara pun dimulai. Sebelum Jokowi memberikan pemaparan, Rosiana Silalahi yang menjadi pemandu acara, berbincang dengab Menkominfo dan Menko Perekonomian.

Yang menarik di sini adalah ketika Rudi Antara, Menkominfo menyampaikan mengenai Palapa Ring. Tahun 2019 nanti, seluruh Indonesia akan terhubung dengan Pita Lebar atau Bandwith.

Akhirnya, tiba saatnya Presiden memaparkan soal Ekonomi Baru di Era Digital. Ini yang paling saya tunggu sebenarnya. Jarang sekali saya berkesempatan mendengar pemaparan beliau secara langsung. 

Ketika memaparkan Ekonomi Baru di Era Digital, Jokowi memberikan gambaran berbagai kemudahan. Memesan makanan hanya tinggal menggunakan aplikasi dan langsung bisa sampai. Tidak perlu repot keluar rumah.

Jokowi juga menyinggung soal Palapa Ring, hingga Ekonomi Berbagi atau Sharing Economy yang semakin berkembang pesat saat ini.

Kepada Menkominfo, Jokowi selalu menanyakan kapan Palapa Ring akan selesai dibangun. Bahkan setiap bertemu dengan Menkominfo selalu ditanyakan.

Seusai pemaparan Presiden, tiba saatnya talk show dengan sejumlah tokoh di Era Ekonomi Baru. Seperti CEO Gojek, Traveloka, Sayudi pemilik warteg dengan cabang mencapai 152.

Yang sangat saya kagumi adalah Sayudi. Pemilik jaringan Warteg Kharisma Bahari ini mengatakan wartegnya nanti akan memiliki situs web. Bahkan, nantinya akan menerima pembayaran dengan uang elektronik. Cashless! Wah inovasi terbaru nih.

Dalam kesempatan yang sama, CEO Gojek, Nadiem Makarim mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan Talent di bidang coding atau pemrograman. Talent-talent ini sangatlah dibutuhkan.

Seusai talk show ini, acarapun selesai. Dan wah, saya bisa bertemu mas Kokok Dirgantoro seusai acara. Banyak yang kami perbincangkan. 

Sebuah kesempatan yang sangat istimewa bagi saya. Bertemu Presiden dan melihat langsung pemaparan beliau.