SHARE

Yes Jogja lagi. Setelah dua tahun nggak jalan-jalan jauh, mentok Bandung doang, akhirnya bisa jalan-jalan lagi. Dan sudah pasti naik pesawat.

Sebenarnya, awal bulan November, ini sudah jalan-jalan ke Solo. Tapi naik bus. 

Ketika diberitahu oleh pihak yang mengajak ke Jogja akan berangkat melalui Bandara Halim Perdanakusuma, saya kemarin sempat berpikir, naik Transportasi Online saja dari Tanjung Priok.

Pikiran atau niat tersebut berubah pas Minggu pagi sewaktu siap-siap menuju ke Bandara. Naik Transjakarta sampai PGC dan coba naik angkot saja.

Saya pun berangkat naik Transjakarta dari Halte Walikota Jakarta Utara, dan turun di PGC Cililitan. Koridor 10.

Keluar dari PGC, saya jalan kaki menuju ke perempatan Cililitan. Menuju ke angkot trans Halim. Banyak angkot trans halim yang berjejer. 

Ketika bertemu dengan salah seorang sopir transhalim, saya bertanya angkot yang ke Bandara yang mana. Oleh bapak tersebut, saya diberitahukan angkot yang di depan.

Supir transhalim yang ke Bandara Halim, langsung bilang : ” Bandara ya pak?” Saya langsung mengiyakan dan naik angkot. 

Menunggu kurang lebih tiga menit, angkot berangkat. Perjalanan yang dibutuhkan sampai ke depan bandara tidak sampai 15 menit.

Supir sebelum berhenti, sempat bertanya kembali : “mau ke Bandara?” Saya mengiyakan dan dia berhenti di pintu atau gerbang masuk Bandara. Saya pun membayar angkot. Memberikan uang 5000an, dan diberikan kembalian 1500 rupiah.

Turun dari angkot, Saya pun berjalan kaki menuju ke terminal. Ketika berjalan, saya bertemu dengan Rendi, yang mengajak saya ke Jogja.

Kami berjalan masuk. Mungkin berjalan kaki sekitar 500 meter. Tidak jauh. Lagian saya memang hobi jalan kaki. Lagi pula menyehatkan.

Total biaya yang saya keluarkan untuk sampai ke Bandara Halim hanya Rp 7000. Murah bukan?