SHARE

Opor! Yes! Makanan yang satu ini, biasanya disajikan di kala perayaan hari lebaran atau idul fitri. Tidak lengkap idul fitri tanpa opor ayam.

Di sejumlah tempat makan, juga jarang ditemukan opor ayam. Di beberapa warteg ataupun warung makan memang ada yang menjual. Tapi tidak semuanya.

Ketika saya hendak mengisi perut yang terus-terusan kasih kode, pikiran saya langsung tertuju ke kantin 23 yang berada di ruko apartemen mall of Indonesia.

Makan di kantin ini, jauh lebih murah dibandingkan harus makan di Mall. Ayam goreng di kantin 23 ini saya suka.

Sesampai di kantin, ayam goreng pakai tepung sudah tidak ada. Tapi ada satu masakan yang saya lihat. Opor ayam!

Ketika ditanya pilihan makanannya apa, tidak butuh waktu lama untuk memilih opor ayam.

Sepotong daging ayam plus kuah yang disiram di nasi datang ke meja saya. Setelag mengambil foto dan berdoa saya langsung hajar! Lapar sob!

Saya awalnya berpikir, rasanya akan biasa-biasa saja. Tidak akan terasa bumbunya. Dan kuahnya cair alias encer.

Kenyataannya salah!

Kuahnya kental dan enak. Terasa bumbu opornya. Ayamnya juga empuk dan bumbunya meresap ke dalam daging ayam. Duh mantap lah pokoknya.

Karena lapar dan enak, saya menambah nasi. Dan so pasti minta kuah opornya lagi.

Selesai makan, bayarnya cuma 18.000. Tidak terlampau mahal.