SHARE

Nonton Ada Apa Dengan Cinta 2? Kalau nonton AADC2 tersebut, pasti masih teringat dengan jelas ketika Cinta mengerjai Rangga di sebuah kedai kopi, yang bernama Klinik Kopi.

Oke, kita tidak akan membahas Klinik Kopi tersebut. Saya akan menceritakan mengenai JKC Cafe, yang berada di daerah Gudang Peluru, Kelurahan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.

Trus kenapa kok bawa-bawa Klinik Kopi? Jadi begini, Minggu 28 Agustus pagi, saya bersama Walikota Jakarta Utara dan sejumlah pejabat lainnya, Blusukan ke Kelurahan Kalibaru. Masih di Cilincing juga. Nah seusai blusukan ini, Pak Wali mengajak rombongan, termasuk saya untuk makan.

Saya awalnya panasaran, diajak makan ke mana? Ternyata di bilangan Gudang Peluru ini. Teman saya bilang, kita makan seafood paling. Oke. Yang terbayang bagi saya adalah ya tempat makan seafood biasa saja. Standard lah gitu.

Setelah sampai, saya juga melihat, JKC Cafe ini agak unik. Ada empang tempat memancing, dan tempat makan yang natural banget. Bukan resto pada umumnya.

Setelah saya masuk, saya melihat kok ada sejumlah toples yang berisi kopi, seperti Kopi Jawa, Kopi Robusta, Kopi Gayo dan Arabica. Saya pun mendekati dan ternyata baristanya sedang beraksi.

IMG_3450
“Nama saya Herman mas. Ini baru buka sekitar seminggu”
“Wah baru juga ya”

Herman kemudian menceritakan sebelum disajikan, kopi digiling dan diproses dengan “vacuum”. Dia menceritakan sambil memproses kopi.

Saya melihat dia merebus air, menaruh kopi di saringan dan menyaring dengan cara menarik. Kita bisa melihat Herman yang sebelumnya bekerja di Aceh ini, beraksi meracik kopi.

“Bukan hanya kopi. Teh juga kami proses dengan cara vacuum”

IMG_3453
Dasar saya, tidak tahu soal proses Vacuum ini, ya cuma manggut-manggut saja.

Oke, unik 1, cara penyajian kopi yang mirip-mirip klinik kopi.

Nah unik 2 nya apa? Tempatnya. Kebanyakan cafe yang menyediakan kopi ini ya di ruko, atau mall. Atau rumah. Nah JKC Cafe ini malah dipinggir empang. Ciyusss loooh!!

IMG_3432
Sembari menikmati kopi, kita bisa menikmati alam daerah Marunda, dengan empangnya, masih asri dan hijau, tanpa bangunan beton di sekelilingnya. Asoy sob! Bisa menikmati kopi sembari menikmati alam. Atau juga ya mancing. Karena memang ada pemancingan.

Harga kopi di JKC cafe ini per cangkir juga tidak mahal. Masih di bawah 20 ribu. Soal rasa kopi, ya dasar saya bukan penggemar kopi, ya saya minumnya es teh.

IMG_3460

Selesai menyeruput dan menikmati kopi, kami akhirnya makan siang. Yang kami makan? Di blog terpisah yaaaa!!

Apa yang membuat saya mengait-ngaitkan dengan Klinik Kopi di film AADC 2, ya karena kita bisa melihat pemrosesan kopi, dijelaskan oleh baristanya, dan lokasinya yang alami.

Oh iya, untuk menuju Cafe ini, gampang kok. Kita dari jalan raya Cakung Cilincing, ke arah bekasi, belok kiri ke arah rumah susun marunda. Setelah melewati jembatan pertama, kita belok kanan ke arah Kompleks Marinir. Ada markas Intai Amfibi Marinir, dan tidak jauh dari Intai Amfibi Marinir ini, sebelah kanan ada JKC Cafe.

Panasaran kan?

 

Leave a Reply