SHARE

Setelah empat tahun tidak pernah bepergian atau traveling ke Bali, akhirnya saya mendapat kesempatan untuk ke Bali lagi. Terakhir ke Bali, Tahun 2014, Bulan Januari.

Perjalanan ke Bali ini selain jalan-jalan, karena ada pertemuan atau meeting khusus. Dan teman yang membelikan tiketnya. Saya hanya tinggal berangkat.

Jadwal penerbangan dan kode booking pesawat Citilink yang akan saya tumpangi ke Bandara Ngurah Rai dikirim melalui surel atau email.

Saya berangkat dari kosan, dengan menumpang transportasi online karena penerbangan saya nanti 04.55 sementara kalau tengah malam mau naik bus dari mana?

Saya tiba di terminal 1C sekira jam 02.20. Masih pagi. Masuk area terminal 1C, perhatian saya tertuju ke deretan mesin self check in yang berjejer.

Wah, tidak perlu repot antri di counter check in. Apalagi saya hanya membawa 1 ransel dan tidak butuh check in bagasi.

Saya langsung ke mesinnya. Di layar awal tertera logo 2 perusahaan penerbangan. Citilink dan Batik Air.

Karena saya menggunakan Citilink, saya tinggal mengetuk Citilink. Oh iya, ini adalah layar sentuh.

Setelah memilih citilink, akan ada pertanyaan apakah kita akan melakukan check in atau cetak ulang boarding pass.

Karena saya belum check in, saya pilih Check in. Sesaat kemudian muncul menu yang memberitahukan syarat penggunaan mesin ini. Saya tidak sempat mengambil foto.

Kita kemudian diminta memasukkan kode booking atau PRR Code.

Proses Check in secara otomatis pun berlangsung. Kita tidak diberikan pilihan untuk memilih kursi. Mesin yang akan memilihkan untuk kita.

Setelah proses check in selesai, di bagian bawah mesin akan keluar boarding pass kita. Langsung tercetak memang. Kita tinggal menariknya.

Proses check in tanpa ke counter pun selesai sudah.

Leave a Reply