close
Bapontar

Cerita Perjalanan ke Solo Bersama Jasmev Bagian VII : Srabi Notokusuman dan Kembali ke Jakarta

img_6767

Selesai dari Pasar Klewer untuk belanja batik dan makan es dawet, kami segera meluncur ke salah satu tempat membeli oleh-oleh Khas Solo. Kue Srabi.

Sebenarnya di pasar Klewer tadi ada penjual Srabi, tetapi karena sudah masuk dalam Agenda akan ke Srabi, kami tidak membeli Srabi di Pasar Klewer ini.

Tempat yang kami tuju adalah Srabi Notosuman Ny Handayani.

Hujan gerimis menyambut kami ketika tiba di Srabi Notosuman. Parkir mobil/ bus kurang lebih 30 meter dari toko Srabi Notosuman.

Teman-teman langsung berbelanja oleh-oleh seperti Intip dan Srabi. Saya hanya melihat-lihat saja.

Di sebelah toko Srabi ini, saya beberapa kali mengambil foto pembuatan Srabi.

Melihat srabi ini, saya langsung pengen makan saja. Looks delicious. Saya yakin enak:

Setelah mengambil beberapa foto, saya kembali ke bus, menunggu teman-teman sekaligus menulis blog bagian VI.

Beruntung bagi saya, bisa mencicip kue Srabi yang dibelikan Bang Rhona, yang memang ternyata sangat enak.

Setelah semua teman berada dalam bus, perjalanan kami di Solo selesai sudah. Kami kembali ke Jakarta.

Sebuah pengalaman perjalanan yang mengasyikan.

Tommy Bernadus

The author Tommy Bernadus

Dilahirkan di Desa Lembean, dan besar di Desa Tontalete, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Mengenyam pendidikan di SDN 1 Kema, SMPN Kauditan di Treman, SMAN Girian dan UKSW Salatiga. Seorang jurnalis, penulis dan blogger yang kadang-kadang mendisain media dan mengatur konten media.
%d bloggers like this: