SHARE

Setelah cukup beristirahat di Asrama Haji Donohudan, saya bersama teman-teman Jasmev, bersiap untuk datang ke acara Midodareni yang digelar di kediaman Presiden Joko Widodo.

Kami kompakan berbaju batik, meskipun batiknya tidak seragam. Yang penting adalah kebersamaan. Kurang lebih jam 14.30 kami sudah jadi keren berbatik.

Ini penampakannya

Bahkan kami sempat berfoto juga dengan Jokowi KW alias orang yang mirip dengan Presiden Jokowi

Habis foto-foto kami pun berangkat. Naik bus yang kami tumpangi sedari Jakarta.

Ketika sampai di dekat lokasi acara midodareni, bus tidak bisa masuk. Jalan Letjen Suprapto sudah disterilkan oleh petugas.

Kami terpaksa berjalan kaki. Sepanjang jalan sudah berderet kembang ucapan selamat dari berbagai kalangan. Ada yang level pejabat, bahkan ada toko, dan sekolah.

Di lokasi acara, belum banyak relawan yang datang. Kami menunggu sembari berfoto, selfie hingga makan. Kebetulan ada tempat makan enak. Saya dan Bang Rona menyantap Bakmi Godog (soal ini nanti di food blog aja ya).

Malam menjelang, kami segera meluncur ke kediaman pak Jokowi tempat acara Midodareni akan berlangsung. Dari tempat kami menunggu, harus berjalan kaki. Tidak terlampau jauh.

Sesampai di gerbang pemeriksaan paspampres, kami sempat tidak diperbolehkan masuk. Yang boleh masuk, yang memakai pin khusus. Kayak gini pinnya :

Hariadhi dan Rendy Doroii pun secara sigap, mencarikan Pin. Menunggu kurang lebih 20 menit, kami akhirnya bisa mendapatkan Pin.

Hooraay, bisa masuk!!

Sesampai di dalam lokasi acara, sudah rame bener. Mau makan, antrinya sudah panjang.

Pasrah!!

Saya dan engkong (panggilan saya untuk) Suyanto dan Hariadhi, duduk di paling belakang.

Kami beruntung!

Ada yang mengantarkan makanan kepada kami. Tak perlu repot antri.

Makanan dari catering Putra pak Jokowi ini ternyata enak. Lumayan lah mengganjal perut!

Ketika makan, Presiden Jokowi memberikan sambutan. Dalam sambutannya tersebut, Presiden mengucapkan terima kasih kepada relawan hingga tamu undangan yang datang dari Sabang sampai Merauke.

Keren ih!

Tak hanya itu, Presiden juga bahkan meminta maaf karena kursi yang disediakan awalnya hanya 3000, tapi jumlah tamu dan relawan yang datang terus bertambah hingga menjadi 7000. Buset banyak bener yak!

Tuh suasana di dalam lokasi acara Midodareni. Foto dari tim mbak Honey Anissa.

Setelah makan dan pidato pak Jokowi, saya dan Hariadhi memutuskan meninggalkan lokasi acara, nggak tahan karena gerah dan banyak orang.

Saya dan Hariadhi kemudian disusul oleh teman-teman lainnya.

Kami menunggu kembali ke Asrama Haji. Nongkrong di tempat makan.

Featured foto dari Media Sosial Facebook