SHARE

Minggu 21 Agustus siang, seusai melakukan liputan di acara Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) Jakarta Utara, di Kelapa Gading, saya berencana mengambil foto, untuk stok foto, baik untuk blog saya, maupun media online kecil-kecilan yang saya kelola bersama teman.

Saya ingin ambil foto di seputaran Sunter, terutama Danau Sunter Selatan, yang tengah dipasang sheet pile atau tanggul. Saya bersama teman, naik motor langsung meluncur ke Danau Sunter.

Tiba-tiba, saya malas mengambil foto Danau Sunter Selatan, mungkin karena sudah kesiangan, atau juga Danau Sunter lagi agak berantakan karena lagi dipasang sheetpile atau tanggul beton. Nggak jadi deh.

Saya pun beralih ingin mengunjungi Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Sunter Jaya, yang bersebelahan dengan Danau Sunter Selatan. Teman saya pun mengiyakan.

“Kita ke sana aja yuk. Jarang-jarang kita ke sana”

“Ayok”

Kami pun menuju ke RPTRA Sunter Jaya ini. Sebelumnya saya dan teman sempat mampir untuk melihat event 17an yang digelar di daerah Sunter Jaya. Karena kurang menarik, ya cuma sebentaran di situ.

Jam 10an pagi, saya dan teman sudah tiba di RPTRA Sunter Jaya. Namanya RPTRA Sunter Jaya Berseri.

Saya melihat, meskipun sinar matahari mulai menyengat, ada sejumlah anak-anak yang bermain di RPTRA Sunter Jaya ini. Terutama anak laki-laki yang bermain bola di Lapangan Sepakbola mini di tengah RPTRA.

RPTRA SJB 2
Mungkin ada sekitar tiga hingga lima orang anak yang bermain. Saya perhatikan juga, ada beberapa anak-anak tengah memanfaatkan sarana bermain anak yang ada. Karena teduh, di bawah pohon, mereka bermain di situ.

Anak-anak bermain di RPTRA Sunter Jaya

Saya kemudian masuk ke kantor Pengelola RPTRA, dan bertemu dengan Bu Neny untuk sekedar bertanya-tanya.

RPTRA SJB 3
Bu Neny Staff Pengelola RPTRA

“Ada perpustakaannya ya?” Tanya Saya
“Iya bukan cuma perpustakaan, ada juga sarana bermain edukatif,” jawab Bu Neny.

Neny bertutur, saat ini ada 230 buku di Perpustakaan RPTRA. Bagi saya ini mungkin kurang. Dan Bu Neny menambahkan, sebagian buku, bukan buku bacaan anak-anak.

“Yang bacaan anak-anak, sudah dibaca semua sama anak-anak yang sering berkunjung ke sini,” cerita Neny. Neny juga mengakui bahwa dia sudah meminta agar buku-buku tersebut diganti.

“KPAK Jakarta Utara sudah berjanji akan mengganti dengan buku-buku yang baru,” sambung Bu Neny. KPAK yang dimaksud adalah Kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Jakarta Utara.

Koleksi Buku di RPTRA Sunter Jaya
Koleksi Buku di RPTRA Sunter Jaya

Bu Neny menuturkan juga, di RPTRA ini biasanya ada kegiatan edukatif lainnya. Menurut rencana Kamis 25 Agustus ini akan ada pelatihan bagi orang tua tentang “Parenting Skill”. Biar nanti orang tua semakin pintar dalam mendidik anak, pikir saya.

Neny kemudian menunjukkan ruangan bermain permainan edukatif. Saya melihat ada anak-anak yang bermain lego. Ada dua atau tiga orang. “Ini sumbangan pemerintah Denmark,” ujar Neny.

RPTRA SJB 4
Saya beralih ke ruang serba guna, atau semacam teras tempat bermain anak. Saya melihat ada anak-anak kecil yang bermain. Yang unik, ada anak-anak bermain Ular Tangga, dengan “board” yang lebih besar. Dadu pun besar. Mereka terlihat seru bermain.

Arya, salah satu anak yang bermain menceritakan, dia bersama teman-temannya setiap hari bermain di RPTRA ini. “Iya om, setiap hari bermain di sini. Setiap sore,” cerita Arya. Arya ini duduk di Kelas 4 SD.

Arya dan anak-anak lain bermain ular tangga
Arya dan anak-anak lain bermain ular tangga
Anak-anak yang memanfaatkan permainan edukatif di RPTRA Sunter Jaya Berseri
Anak-anak yang memanfaatkan permainan edukatif di RPTRA Sunter Jaya Berseri

Seorang ibu, Dewi namanya juga saya lihat sedang mengantarkan anaknya berusia dua tahunan untuk bermain di RPTRA. “Setiap minggu, dua atau tiga kali saya antar anak main ke sini,” katanya.

Bu Dewi
Bu Dewi

Bu Dewi mengakui, kehadiran RPTRA ini, bermanfaat. “Tidak perlu jauh-jauh mengantarkan anak bermain. Cukup di RPTRA,” ungkapnya.

Pengelola RPTRA, Neny menambahkan, setiap hari, biasanya sore, tidak kurang dari 50 anak yang bermain di RPTRA Sunter Berseri.

Wah, manfaatnya benar terasa.

Istri dari Lurah Sunter Jaya yang berada di RPTRA pagi itu, Ibu Een Hermawan, mengatakan bahwa banyak kegiatan sosialisasi yang dilakukan di RPTRA ini.

“Ada sosialisasi tentang mencegah kebakaran, sosialisasi mengenai PHBS dan lainnya. Biasanya kami juga menggelar nonton bareng film edukatif,” kata Bu Een.

Dan saya pun harus mengakhiri kunjungan saya ke RPTRA Sunter Jaya Berseri.

SHARE
Previous articleKeliling Jakarta Naik Transjakarta
Next articleBikin Blog Foto
Dilahirkan di Desa Lembean, dan besar di Desa Tontalete, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Mengenyam pendidikan di SDN 1 Kema, SMPN Kauditan di Treman, SMAN Girian dan UKSW Salatiga. Seorang jurnalis, penulis dan blogger yang kadang-kadang mendisain media dan mengatur konten media.

Leave a Reply