close

Reportase

Reportase

Bank Mandiri Kucurkan 2 Trilyun untuk Pembangunan Tol di Sumatra

WhatsApp Image 2018-10-11 at 1.48.38 PM

Tahun 2018 ini, Indonesia berkesempatan menggelar tiga event besar skala Internasional. Dua dari tiga event tersebut adalah multievents olahraga yaitu Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018. Dan yang satu lagi, adalah event pertemuan berupa Annual Meeting IMF-World Bank dimana salah satu event di dalamnya adalah Indonesia Investment Forum (IIF) 2018.

Kalau multievents olahraga digelar di Jakarta, Palembang dan Jawa Barat, untuk Annual Meeting IM-World Bank (selanjutnya saya singkat dengan AM IMF-WB saja ya), digelar di Pulau Dewata, yaitu Bali.

Indonesia menjadi tuan rumah AM IMF-WB ini bukanlah ditunjuk langsung. Tapi Indonesia harus bersaing dengan negara lain. Anggota IMF (International Monetary Fund) saja sudah ada 189 negara. Untuk menjadi tuan rumah perhelatan Annual Meeting tahun 2018, terdapat sembilan negara yang mengajukan diri sebagai tuan rumah, termasuk Indonesia.

Setelah melalui seleksi, tersisa tiga negara kandidat termasuk Indonesia. Tim IMF kemudian melakukan survei, dan dari berbagai aspek penilaian, Indonesia akhirnya terpilih menjadi tuan rumah AM IMF-WB ini.

Bagaimana dengan AM IMF-WB ini sendiri, jumlah pesertanya berdasarkan data terakhir, melebihi dari 35.000 orang. Padahal, diperkirakan awalnya di angka 15.000 orang saja, dari 189 negara anggota IMF. Bukan angka yang tidak sedikit kan?

Apa sih yang dibahas di AM IMF-WB ini? Salah satunya adalah Investasi. Ada juga soal financial technology (fintech), tapi yang pasti sangat menarik adalah soal Investasi. Apalagi investasi ini terkait soal infrastruktur. Pembaca pasti sudah tahu kalau Indonesia saat ini tengah membangun infrastruktur, mulai dari jalan baik tol dan non tol, pelabuhan hingga bandar udara (bandara).

Presiden Joko Widodo memang menggenjot pembangunan infrastruktur ini, untuk membangun konektivitas. Dengan konektivitas yang baik, barang dan jasa akan bergerak dengan baik. Mengangkut bahan kebutuhan pokok tidak akan kesulitan. Harga barang dengan konektivitas yang baik, bisa ditekan agar lebih murah.

Soal Investasi ini, ada sebuah event tersendiri yang menjadi bagian dari Annual Meeting ini. Seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya di atas, namanya adalah Indonesia Investment Forum.

Indonesia Investment Forum 2018 ini, dibuka pada 9 Oktober lalu. Yang menjadi pembicara di event ini adalah Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyan Indrawati hingga Ketua DK Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso.

jadimandiri.org

IIF 2018 ini sendiri, bertemakan Paradigma Baru dalam Pembiayaan Infrastruktur (a new paradigm in infrastructure financing). Nah benar kan kalau yang dibahas nggak jauh-jauh dari pembiayaan infrastruktur.

Presiden Joko Widodo, dalam berbagai kesempatan mengatakan bahwa, untuk pembangunan infrastruktur ini, pembiayaannya tidak seluruhnya harus dari Pemerintah atau menggunakan APBN. Pembiayaan infrastruktur ini juga bisa berasal dari Investor.

Menko Perekonomian, Darmin Nasution di IIF 2018 ini memaparkan tentang pembangunan infrastruktur ini. Menko Perekonomian menjelaskan secara gamblang mengenai Proyek Strategis Nasional yang dibangun atau sudah diselesaikan dari tahun 2016 hingga bulan Juni 2018 lalu.

 

11 Oktober, dua hari setelah pembukaan IIF 2018, sebuah torehan sejarah terjadi. Melalui Indonesia Investment Forum ini, salah satu Bank BUMN, yaitu Bank Mandiri, mengumumkan telah menyiapkan atau mengucurkan dana untuk kredit investasi sebesar Rp 2,17 trilyun untuk pembangunan tol Terbanggi Besar, Lampung Tengah – Kayu Agung Sumatera Selatan sepanjang 185 km.

Nilai tersebut meliputi 22% dari total kredit sindikasi dari lembaga keuangan dalam negeri sebesar Rp9,17 triliun. Disamping kredit sindikasi, Hutama Karya juga mendapatkan fasilitas CDS sebesar Rp5,2 triliun untuk memastikan keberlangsungan proyek tersebut.

Penandatanganan perjanjian kredit dilakukan oleh SEVP Large Corporate Banking Bank Mandiri Dikdik Yustandi, Direktur Keuangan Hutama Karya Anis Anjayani, Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Royke Tumilaar dan Direktur Utama PT Hutama Karya Bintang Perbowo di Bali, Kamis (11/10).

Keikutsertaan Bank Mandiri dalam sindikasi ini mengindikasikan konsistensi perseroan dalam mendukung sinergi antar BUMN pada program-program strategis Pemerintah, khususnya dalam percepatan penyediaan infrastruktur utama.

Untuk keseluruhan sektor infrastruktur, Bank Mandiri telah mengucurkan pembiayaan senilai Rp165,8 triliun hingga Juni 2018. Dari nilai tersebut, Rp39,3 triliun dialokasikan untuk pembangunan transportasi, termasuk bandara dan pelabuhan, Rp36,8 triliun untuk pembangkit listrik, Rp24,1 triliun untuk proyek migas dan energi terbarukan, Rp18,3 triliun untuk sektor jalan tol, konstruksi dan sisanya untuk pembangunan telematika, perumahan dan fasilitas kota serta sektor lainnya.

Di Indonesia Investment Forum ini,  yang tidak kalah penting adalah penandatangan kesepakatan investasi yang telah masuk ke dalam proyek-proyek Badan Usaha Milik Negara atau BUMN.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan total dana sebanyak 95 persen diperoleh dari investor luar negeri. Forum kesepakatan kerjasama ini diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN. Dengan nilai perkiraan investasi langsung senilai Rp 200 triliun di 21 proyek BUMN.

Forum ini diciptakan untuk menghubungkan para investor dan para pemangku proyek dalam menciptakan investasi yang dapat mendukung pertumbuhan Indonesia. Sehingga pembiayaan infrastruktur tidak hanya dibiayai oleh APBN, dan BUMN tetapi juga oleh swasta dengan berbagai skema termasuk menarik penanaman modal untuk pembiayaan infrastruktur.

Adapun kerjasama investasi dan pembiayaan yang ditandatangani adalah sebagai berikut:

1. Strategic Partnership antara PT GMF AeroAsia Tbk dan Airfrance Industries serta KLM Enginering & Maintenance

2. Partnership senilai USD 500 juta antara GMF AeroAsia dan China Communications Contruction Indonesia

3. Peluncuran penawaran kerjasama strategis bandara Kualanamu oleh PT Angkasa Pura II (Persero) kepada investor, senilai hingga USD 500 Juta

4. Strategic Partnership senilai USD 100 juta antara PT Pindad (Persero) dan Waterbury Farrel

5. Strategic partnership senilai USD 320 juta antara PT Aneka Tambang Tbk dengan Ocean Energy Nickel International Pty. Ltd

6. Strategic Partnership senilai USD 850 juta antara PT Inalum (Persero), Antam dan Aluminium Corporation of China Limited

7. Kerjasama senilai USD 500 juta antara PT KAI (Persero), PT INKA (Persero) dan Progress Rail (Caterpillar Group)

8. Kerjasama senilai USD 185 juta antara PT Boma Bisma Indra (Persero) dan Doosan Infracore serta Equitek

9. KIK-Dinfra senilai USD 112 juta oleh PT Jasa Marga dan Bank Mandiri serta pernyataan efektif OJK

10. RDPT PT Jasa Marga dan Bank Mandiri serta AIA, Taspen, Wana Artha, Allianz dan Indonesia Infrastruktur Finance (IIF) senilai USD 224 juta

11. Kerjasama investasi senilai USD 6.5 miliar antara PT Pertamina (Persero) dan CPC Corporation Kerjasama investasi senlai EUR 150 juta antara PLN dan KfW

12. Kredit investasi Senilai USD 523 juta dari Bank Mega kepada PT Hutama Karya (Persero) untuk pembangunan ruas tol Pekanbaru – Dumai

13. Asset monetization senilai USD 336 juta oleh Hutama Karya dengan ICBC, MUFG, Permata Bank, SMI

14. Kredit Sindikasi USD 684 juta kepada Hutama Karya dari Bank Mandiri, BRI, BNI, CIMB Niaga dan SMI

15. Investasi senilai USD 310 juta antara Menjangan Group, ITDC dan Amorsk Group

16. Investasi senilai USD 198 juta antara PT Wijaya Karya (Persero), ITDC dan Menjangan Group

17. Kerja sama pembiayaan proyek Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Mandalika antara ITDC dengan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) senilai USD 248 Juta

18. Kerjasama Hedging nilai tukar berbasis Syariah senilai USD 128 juta antara PT SMI dan Maybank

Jadi, di AM IMF-WB ini, melalui Indonesia Investment Forum 2018, mendapatkan investasi di atas 200 trilyun. Bukan angka yang tidak sedikit. Dan tentunya ini sangat penting bagi Indonesia.

Kredit foto : jadimandiri.org

read more
Reportase

Setelah Asian Games dan Asian Para Games, Infrastruktur Olahraga Harus Terawat

fmb 9

Dua multievent olahraga terbesar di Asia, sukses digelar di Indonesia. Dua multievent tersebut adalah Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018. Dua multievent olahraga ini digelar tidak bersamaan.

Asian Games digelar dari 18 Agustus hingga 2 September, sementara Asian Para Games 2018 digelar dari 6 Oktober hingga 13 Oktober. Dua multievent olahraga ini, masih banyak yang membuat gagal “move on”. Saya termasuk di antaranya, karena masih terbayang di ingatan saya soal event ini.

Selang sebulan berlalu dari perhelatan Asian Games 2018, layaknya Asian Games 1962, meninggalkan sebuah “legacy” atau Warisan. Asian Games 1962 meninggalkan legacy berupa kompleks Gelora Bung Karno dan juga Stasiun TVRI.

Lalu, Asian Games 2018 meninggalkan legacy apa? Asian Games 2018 ini juga meninggalkan infrastruktur olahraga yang bisa dimanfaatkan untuk event nasional maupun internasional. Gelora Bung Karno sudah dipercantik karena direnovasi.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, di acara FMB 9 di Gedung Bappenas mengatakan bahwa, infrastruktur yang menjadi warisan dari Asian Games ini tentunya harus dijaga ataupun dirawat.

Untuk merawatnya, tentunya perlu digelar event ataupun multievent baik nasional maupun internasional, agar nantinya ada pemasukan untuk biaya perawatan dan infrastruktur ini tidak terbengkalai.

Karena itu, menurut Imam, induk-induk olahraga di dunia, harus diajak untuk menggelar event di Indonesia. Apalagi dengan berhasilnya diselenggarakan Asian Games dan Asian Para Games di tahun 2018 ini, kepercayaan swasta sangat tinggi untuk mendukung penyelenggaraan event ini.

Untuk fasilitas olahraga seperti Jakarta International Velodrome dan juga sarana Equestrian di Pulomas, Imam akan berkoordinasi dengan pengelola agar ada event yang bisa digelar di sini. Imam bahkan berseloroh dengan mengajak peraih medali emas dari cabang Wushu, Lindswell Kwok untuk menggelar pernikahannya di equestrian.

Sementara itu, Menteri PPN/ Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro membuka data bahwa jumlah Wisatawan Mancangegara yang berkunjung, jumlahnya mencapai 78.854 orang yang datang ke Jakarta, Palembang dan Jawa Barat, sementara wisatawan domestik jumlahnya 1,7 juta orang.

Jumlah wisatawan terbanyak, berasal dari Tiongkok dan diikuti oleh Jepang, Korea, Malaysia dan India. Yang unik, menurut Bambang adalah kunjungan wisatawan dari Belanda. Bambang memperkirakan, warga Belanda yang berkunjung ini adalah keturunan Indonesia yang pulang ke Indonesia karena ada event besar.

Wisatawan Mancanegara ini, total pengeluaran mencapai 1,9 trilyun. Suvenir adalah terbanyak yang dibeli oleh wisatawan mancanegara. Untuk domestik mengeluarkan uang hingga 1,8 Trilyun.

Asian Games 2018 ini sendiri, menurut Bambang, menyumbang pertumbuhan ekonomi untuk Indonesia sebesar 0,05 persen. Kalau dilihat secara prosentase memang sangat kecil, tapi nilainya ini bisa mencapai trilyunan rupiah.

Semoga ada event besar lagi ya, karena dampaknya memang sangat besar bagi Indonesia.

 

read more
Reportase

Sesar Palu Koro, Sesar Paling Aktif di Indonesia

fmb9bnpb

Gempa di Sulawesi Tengah, tepatnya di sejumlah wilayah seperti Palu, Donggala, Parigi Moutong, dan Sigi sudah berlalu selama enam hari. Atau tepatnya sudah H+6 dari gempa besar yang terjadi.

Gempa ini membuat tsunami dan meluluhlantakkan Kota Palu dan wilayah di Sekitarnya. Hingga hari ini,  Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di acara FMB 9 mengatakan bahwa hingga hari ini korban yang meninggal akibat gempa dan tsunami ini mencapai 1.424 orang. Luka berat mencapai  2.549 orang  dan pengungsi sudah mencapai angka 70.881 orang. Bukan angka yang tidak sedikit.

Tapi, ada satu hal yang menarik dari acara diskusi FMB 9 ini.  Daryono, Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG membeberkan data bahwa Sesar Palu Koro paling aktif karena juga merupakan pertemuan dari laut Banda dan laut Filipina. Ketika terjadi gerakan dan terbangun medan stress yang besar maka terjadilah gempa di Palu tersebut.

Daryono memaparkan bahwa,  Sesar Palu Koro adalah sesar terbesar di Pulau Sulawesi. Posisinya membelah pulau Sulawesi di blok timur dan barat. Membentang dari teluk Palu hingga teluk Bone. “Sesar ini memiliki pergerakan 4 cm per tahun atau empat kali pergerakan dari sesar Sumatra,” papar  Daryono.

Di acara FMB 9 ini juga, Daryono menceritakan lini masa atau time line terjadinya gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Sekitar pukul 15.00 terjadi gempa pertama dengan kekuatan 6,0 Skala Richter. Tim BMKG Palu kemudian turun ke lapangan untuk mendata kerusakan gempa karena kekuatannya cukup besar.

Ketika melakukan pendataan tersebut, kemudian  terjadi gempa kuat pada 18.02 WITA berkekuatan 7,7 SR lalu diperbarui menjadi 7,4 SR. Gempa berkekuatan besar inilah yang memicu tsunami. Pada pukul 18.06 WITA BMKG mengeluarkan peringatan dini Tsunami. Dua menit berlalu, pukul 18.08 itu air laut surut lalu pada 18.10 WITA itu terjadi pasang tertinggi hingga 1,5 meter di pelabuhan Pantoloan, inilah tsunami yang dimaksud, kemudian pada pukul 18.14 terjadi gempa lagi 6,3 SR.

Terjadinya tiga gempa yang berentetan inilah membuat kerusakan parah di beberapa wilayah Sulteng. Dinding rumah ketika gempa pertama sudah retak,. Kemudian disusul lagi dengan gempa besar gempa besar 7,4 SR, dan disusul kemudian datang lagi 6,3 SR sehingga menenggelamkan semuanya karena terjadi likuifaksi (liquifaction).

Di acara FMB 9 ini juga dipaparkan data bahwa sudah ada pesawat bantuan dari Luar Negeri yang ikut membantu penanganan bencana di Sulawesi Tengah. Paban I/Renops TNI Kol (Pnb) Danet Hendriyanto mengatakan, Singapura sudah mengirimkan 2 pesawat hercules C130, sementara Malaysia mengirimkan 1 pesawat A400.

Negara lain seperti Korea Selatan dan India juga nanti akan membantu mengirimkan pesawat. Total nantinya akan ada 11 pesawat dari Luar Negeri. Untuk TNI Sendiri, sudah mengerahkan pesawat herkules 10 unit, pesawat CN 9 unit, heli fi 17 2 unit, kemudian kapal perang 4 unit, pesawat KAA TNI 1 unit, mobil truck tangki, dan ambulan. Personel yang dikerahkan juga sudah mencapai 4.044 personel.

Pak Sutopo juga menambahkan bahwa listrik di kota Palu sudah mulai pulih.  Untuk jaringan telekomunikasi di Kota Palu ada BTS 203. Yang sudah berfungsi kembali ada 46 , 126 dalam proses recovery dan 17 masih down. Seluruh BTS sementara ini menggunakan baterai.

Saat ini juga sudah tersedia layanan telepon dan wifi gratis pada 11 titik antara lain : Makorem Palu, Bandara Mutiara, Kantor Walikota, Kantor Gubernur, RS Undata, BPBD Donggala, dan RRI. Pihak Kementerian Kominfo dan Operator Telekomunikasi juga sudah menyediakan VSAT dan telepon satelit di sejumlah titik khususnya kantor pemerintah dan rumah sakit.

 

read more
Reportase

Telkom Jakarta Utara Ajak Komunitas Bangun Bangsa

dsc001595807481006942918561.jpg

Sabtu 30 September 2018 malam, halaman belakang Kantor Telkom Jakarta Utara mendadak ramai. Bukan pegawai Telkom yang sedang asik kumpul.

Ternyata, di kantor Telkom ini, sedang ada acara komunitas pengendara sepeda motor. Nama komunitas ini adalah Jakarta All Bikers. Jakarta All Bikers ini berkumpul dalam rangka Indihome Gathering and Community.

Manager Customer Care Telkom Jakarta Utara, Marta Marlina Sinaga mengatakan acara ini kumpul-kumpul komunitas untuk saling silaturahmi. Beberapa anggota komunitas ini merupakan pelanggan Indihome.

Meskipun sudah menjadi pelanggan Indihome, namun dari pihak UseeTV mengenalkan produk mereka terutama mengenai beragam channel dan Over The Top atau aplikasi yang menggunakan internet seperti Hooq, Catchplay dan iFlix.

Di acara ini juga, GM Witel Jakarta Utara, Eka Setiawan mengajak komunitas untuk membangun bangsa. Pak Eka mengatakan, infrastruktur Telkom yang dibangun di seluruh Indonesia tujuannya adalah untuk membangun bangsa. Karena itu Pak Eka mengajak komunitas untuk ikut membangun bangsa.

Komunitas, terutama komunitas pengendara sepeda motor datang dari berbagai kalangan dan harus ikut serta dalam membangun bangsa tentunya. Ini tentunya merupakan bagian yang sangat penting.

Telkon Jakarta Utara, bukan hanya sekali atau dua kali menggelar acara bersama dengan Komunitas. Komunitas, menurut Manager Home Service, Danang Aris merupakan bagian yang penting dari Indihome dan Telkom.

Komunitas saya, North Jakarta Red Devils sering bersama dengan Indihome menggelar acara nonton bareng. North CBR Club juga sering menggelar acara dengan Indihome.

read more
Reportase

Dari Deklarasi Inovator 4.0, Pentingnya Data untuk Membangun Indonesia

img-20180921-wa00056038698393136598231

Masih ingat keriuhan media sosial ketika Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data bahwa kemiskinan di Indonesia di bawah dua digit? Ketika itu BPS merilis bahwa data kemiskinan Indonesia adalah sebesar 9,82 persen. Yap! Kemiskinan berada di angka 9 persen, padahal biasanya di atas dua digit. Ini adalah data.

Kurang lebih tiga bulan berselang, Kementrian Perdagangan dan Bulog seperti terlihat perang soal beras. Impor beras masih terjadi, sementara gudang bulog sudah penuh. Ternyata ini juga adalah masalah data.

Masalah data ini, jujur saja sangat-sangatlah krusial. Mengambil kebijakan, tentulah harus menggunakan data. Kita tidak akan sembarangan menggelontorkan dana bantuan untuk orang miskin kalau misalnya kita tidak punya data soal kemiskinan.

Untuk mengukur tingkat kemiskinan saja sudah butuh data yang komplet. Misalnya data soal kebutuhan untuk transportasi, makan sehari-hari dan hal-hal lainnya.

Soal data inilah yang menjadi perhatian, salah seorang Anggota DPR RI, yang juga merupakan salah satu tokoh idola saya. Namanya Budiman Sudjatmiko. Mas Bud, saya lebih senang menyebutnya dengan begitu, kemudian menggagas Inovator 4.0 Indonesia. Pendeklarasian Inovator 4.0 ini dilakukan dua hari lalu, Kamis 20 September 2018 di sebuah galeri di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Saya tentu tidak menyia-nyiakan ajakan Cyril Raoul Hakim atau Bang Chico Hakim dan Mas Ananda Sukarlan untuk datang ke acara ini. Saya memang sudah pernah bertemu langsung dengan dua tokoh ini. Sementara Mas Bud? Belum pernah. Janjian bertemu awal Agustus lalu di Media Sosial batal terjadi.

Acara deklarasi Inovator 4.0 Indonesia ini mengambil tag line Kerja dan Membangun Indonesia Dengan Data. Wah! Mas Bud, ternyata sangat concern dengan data. Setelah acara usai, saya mendengar langsung dari Mas Bud ketika diwawancara oleh wartawan. Mas Bud terus menegaskan soal data. Data ini sangat penting.

Keinginan Mas Bud adalah, semua pemangku kepentingan di negara ini, semisalnya Kementrian, menggunakan data yang sama. Kementrian A, Kementrian B dan kementrian yang lain terkadang menggunakan data yang berbeda. Karena itu, Budiman sempat membahas soal perbedaan data antara Kemendag dan Bulog yang membuat terjadi “perang”.

“Ternyata data yang digunakan berbeda”.

Terkait data ini juga, Budiman mengatakan ada peran penting dari kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence. Data yang sudah ada dan ada unsur Artificial Intelligence tentunya akan semakin baik.

Yes! Data memang berbeda-beda. Dengan data yang lebih baik dan ada unsur Artificial Intelligence sudah pasti kita akan bisa bekerja dan membangun Indonesia ke arah yang lebih baik. Buat Mas Bud dan tim, selamat atas deklarasi Inovator 4.0 Indonesia ini. Inovator Indonesia ini terdiri dari berbagai kalangan. Misalya Chico Hakim dengan sport Science dan Mas Ananda Sukarlan dengan keahlian di bidang seni.

Karena mas Bud adalah tokoh yang saya idolakan, tak lupa Mas Bud saya ajak untuk berswafoto.

read more
Reportase

WMM, Komitmen Bank Mandiri Menciptakan Wirausaha Muda

Kopi Jatim

Dunia wirausaha, atau entrepreneur, saat ini tengah menghangat. Kehadiran e-commerce dengan market place yang begitu banyak, ditopang dengan jaringan internet yang makin baik, membuat orang banyak yang terjun ke dunia wirausaha.

Dunia wira usaha belakangan ini juga, bukan hanya menjadi milik masyarakat yang bisa dikatakan sudah tua, yang beralih dari pekerja kantor menjadi pelaku wirausaha, ataupun menjadi wirausaha sekaligus menjadi karyawan. Kalangan wirausaha ini datang dari anak muda, baik yang sudah lulus kuliah, mapun sedang berkuliah.

Bukan hanya mahasiswa saja, banyak pelajar yang sudah menjadi wirausaha.

Wirausaha itu apa sih sebenarnya? Menurut penelusuran yang saya lakukan, wirausaha adalah seorang yang berani berusaha secara mandiri dengan mengerahkan segala sumber daya dan upaya meliputi kepandaian mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai lebih tinggi.

Merujuk definisi di atas, generasi muda sekarang memiliki berbagai sumberdaya. Untuk permodalan, banyak akses ke permodalan dengan berbagai kemudahan. Aplikasi fintech menawarkan pinjaman untuk mendapatkan modal. Di era digital seperti sekarang ini, kita membuat kemasan produk juga sangat mudah.

Semisal, kita ingin membuat produk minuman jus, botol bisa dibeli yang polos dan kita mencetak sticker secara digital, jadilah kemasan produk yang menarik. Menjual produk juga kini tak harus memiliki toko dengan biaya operasional yang mahal.

Melalui media sosial seperti instagram, facebook, hingga whatsapp bisa digunakan untuk menjual. Jaringan sosial kita juga bisa kita manfaatkan. Kita pasti akan menjual duluan kepada keluarga atau teman kita bukan?

Untuk mendukung dunia wirausaha yang terus berkembang dan berinovasi ini, salah satu Bank Plat Merah atau Bank Milik Pemerintah, Bank Mandiri menghadirkan yang namanya Wirausaha Muda Mandiri. Wah… wah … wah…. Kalau mendengar namanya, Wirausaha Muda Mandiri ini sudah pasti akan mengandeng anak muda ya.

Ketika saya datang ke sebuah event di Pasar Santa, Jakarta Selatan, bulan Agustus lalu, saya sempat bertemu dengan dua pelaku wirausaha yang dicetak oleh Wirausaha Mandiri. Sebenarnya ada banyak, tapi dua pelaku usaha ini yang benar-benar saya ajak berbincang. Dua pelaku wirausaha ini adalah The Warna dan Kopi dari Jember.

Mereka ini bukan hanya setahun atau dua tahun terjun ke dunia wirausaha. Mereka ini sudah menjadi bagian dari Wirausaha Muda Mandiri lebih dari dua tahun.

6-9  September lalu, di kota sejuk penghasil apel, Malang, Wirausaha Muda Mandiri (WMM) menggelar WMM Expo di salah satu mall. Di perhelatan ini, 90 produk lokal tampil. Mereka ini merupakan finalis dan alumnus dari WMM. Ada juga yang merupakan bagian dari Rumah Kreatif BUMN.

Di WMM Expo ini, para wirausahawan muda ini memajang atau memamerkan produk mereka. Tujuannya apa? Biar mereka bisa melakukan penetrasi pasar dengan sosialisasi produk mereka.

Bank Mandiri, melalui WMM Expo ini, menunjukkan komitmen mereka untuk melahirkan pelaku usaha muda yang kreatif, mampu bersaing serta dapat menciptakan lapangan kerja baru melalui program yang komprehensif, mulai dari penjaringan pelaku usaha muda potensial, pelatihan pengelolaan usaha, pengenalan metode pemasaran, pengenalan akses pembiayaan serta identifikasi peluang pengembangan usaha.

Setelah WMM Expo digelar, pelaku wirausaha muda ini diberikan kesempatan untuk mempresentasikan produk mereka di depan para juri. Ya mereka akan dinilai untuk sejumlah kategori seperti, Wirausaha Industri, Perdagangan dan Jasa, Wirausaha Boga, Wirausaha Kreatif, Wirausaha Sosial, Wirausaha Teknologi Digital, Wirausaha Teknologi Non Digital dan Wirausaha Digital Financial Technology. Ternyata kategorinya banyak sekali ya.

Pelaku wirausaha ini kemudian diajak ke Jatim Park. Mereka diajak melihat usaha di bidang wisata yang berhasil mendatangkan wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia dan bahkan luar negeri.

Puncak acara ini adalah pemberian award.

Tahun 2018 ini, tercatat 898 wirausaha muda menyerahkan dokumen pendaftaran dan profil usaha. Setelah dilakukan seleksi, 70 peserta lolos untuk mengikuti seleksi nasional. Usai melewati proses penjurian, kemudian terpilih 26 pemenang untuk seluruh kategori dan bidang usaha, serta masing-masing 1 orang pemenang kategori Best of The Best dan kategori terfavorit.

Dari sekian pemenang tersebut adalah pada kategori Bidang Usaha Teknologi Digital Pemenang I adalah Aditya Pratama Ghifary – Media BIMBINGAN BELAJAR GRATIS Berbasis Website & Aplikasi . Sudah tentu ini sangat kreatif karena bisa membuat orang ikut bimbingan belajar melalui aplikasi.

Buat para pemenang, selamat ya. Oh iya, apa sih sebenarnya yang diberikan Bank Mandiri melalui WMM ini? Yang pertama adalah untuk finalis nasional dan pemenang program WMM mendapatkan kesempatan di program pendampingan usaha dalam bentuk pelatihan skill manajerial, pameran maupun publikasi sebagai kesempatan untuk mempromosikan usaha.

Yang ke-2 adalah Peserta program WMM mendapatkan kesempatan yang luas untuk berjejaring dengan Bank Mandiri Group dan nasabah korporasi Bank Mandiri guna mengembangkan bisnis. Melalui program WMM peserta berkesempatan mendapatkan kesempatan, informasi dan pengalaman yang sangat berharga untuk pengembangan diri dan mendukung bisnis.

Finalis dan pemenang program WMM menjadi anggota WMM Forum yang merupakan organisasi ikatan alumni program WMM yang dapat menghadirkan kesempatan business matching dan persaudaraan sesama pengusaha muda dari seluruh Indonesia. Setiap peserta yang mengikuti program WMM dapat bergabung dengan WMM Forum.

Yang terakhir, salah satu bentuk pembinaan kepada pemenang/finalis Wirausaha Muda Mandiri adalah melalui dukungan publikasi.

Wirausaha Muda Mandiri juga sudah berusia 11 tahun. Sejak pertama kali digelar pada  2007, program WMM telah diikuti 36.000 pengusaha di seluruh Indonesia dan telah berhasil memberikan manfaat kepada lebih dari 45.000 individu. Nantinya, para alumnus WMM juga bisa menjadi agen inspirator untuk mendukung penciptaan 1.000 digital start up dan program Rumah Kreatif BUMN.

 

 

 

 

 

 

read more
Reportase

Ketum MUI : Berbahaya, Vaksin MR Wajib Dilakukan

kh ma

Beberapa bulan terakhir, Vaksin Measles Rubella tengah ramai diperbincangkan di media sosial dan juga media mainstream. Vaksin ini banyak yang menolak, karena terkait kandungan di dalamnya. Katanya kandungan vaksin MR ini, tidak halal alias haram.

Perdebatan banyak terjadi di media sosial terkait vaksin MR ini. Dan bahkan selain isu miring soal kandungan vaksin ini, banyak juga yang memberitakan atau mengedarkan informasi, anak-anak yang setelah divaksin MR, justru malah sakit.

Forum Merdeka Barat 9 kemudian mengangkat isu vaksin ini dalam sebuah diskusi media. Tentunya diskusi ini menarik karena akan menghadirkan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin.

Dalam diskusi tersebut, Ma’ruf Amin mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya dari Kementrian Kesehatan, Campak Rubella ini sangat berbahaya. Nantinya, generasi mendatang yang terkena dari penyakit campak Rubella ini, bisa mengalami kecacatan. Generasi masa mendatang bisa menjadi lemah dan bangsa akan ikut lemah juga.

Karena itu, Ma’ruf mengatakan bahwa imunisasi MR ini adalah bukan hanya diperbolehkan, namun juga wajib. Ma’ruf mengatakan, karena kondisinya bahaya, maka imunisasi diperbolehkan.

Ketum MUI mengatakan, hingga nanti ditemukan vaksin MR yang halal, vaksin yang ada sekarang ini masih boleh digunakan. Ma’ruf bercerita, seperti ketika jamaah haji yang berangkat ke tanah suci, harus disuntik vaksin virus meningitis.

Pada awalnya, vaksin meningitis ini, belum halal. Tapi karena masuk tanah suci harus divaksin, akhirnya diperbolehkan. Setelah sudah ada vaksin yang halal, baru kemudian vaksin yang tidak halal ini tidak diperbolehkan. Sama juga dengan vaksin MR ini. Nanti, kalau sudah ada yang halal, baru vaksin yang ada saat ini tidak diperbolehkan.

Direktur Bio Farma Rahman Rustan, satu-satunya BUMN yang memproduksi vaksin di Indonesia menambahkan, untuk sebuah vaksin, penelitiannya membutuhkan waktu hingga 15 tahun. Setelah mulai ditemukan, vaksin kemudian dilakukan percobaan kepada hewan dan kemudian kepada manusia.

Vaksin MR ini sendiri, masih impor dari India. Produsen vaksin MR yang berlokasi di India ini juga, menurut Rustan, sudah mendapatkan sertifikat atau direkomendasi oleh WHO, lembaga kesehatan PBB. Bio farma juga bahkan sudah mendapatkan kepercayaan dari negara-negara islam.

Vaksin ini juga, lanjut Rustan, bisa membuat kekebalan kelompok. Orang yang tidak diimunisasi akan menyebarkan virus kepada orang lain. Tapi dengan diimunisasi, orang tidak akan menyebarkan virus kepada orang lain. Hingga saat ini, Vaksin halal MR terus dicari.

Menteri Kesehatan, Nila Moeloek di FMB 9 ini juga mengatakan bahwa, Kementrian Kesehatan terus berupaya untuk mengeliminasi dampak campak rubella. Campak Rubella ini sangat berbahaya. Anak yang lahir dari ibu hamil yang terdampak cacat rubella bisa langsung mengidap katarak. Anak juga bisa mengidap penyakit seperti radang otak, tuli dan penyakit jantung.

Menyikapi program imunisasi vaksin MR di seluruh Indonesia yang sudah dilakukan sejak tahun 2017 dan memasuki tahap kedua pada tahun ini, Menkes mengatakan sebenarnya sudah banyak negara menggunakan imunisasi MR untuk mengatasi penyakit ini.

 

 

read more
Reportase

Ada Asian Paragames 2018, Yuk “Move On” dari Asian Games

WhatsApp Image 2018-09-09 at 11.56.25 AM (1)

Masih terbayang-bayang dalam benak saya, meski sudah lewat sepekan dari Penutupan, soal perhelatan Asian Games 2018. Saya memang mendapat kesempatan untuk menonton Asian Games dari Opening Ceremony hingga Closing Ceremony.

Selain Opening dan Closing Ceremony, saya juga mendapatkan kesempatan untuk menonton salah satu pertandingan yang merupakan pertandingan favorit. Bulutangkis Beregu Putra! Waktu itu pertandingan semifinal yang mempertemukan Indonesia dengan Jepang.

Jelas sekali dalam memori saya, bagaimana kemegahan Opening Ceremony dan keseruan Closing Ceremony. Sulit memang untuk move on.

Namun ternyata, masih ada sebuah Event yang tidak akan kalah seru dari Asian Games 2018. Namanya adalah Asian Paragames 2018. Beda? Sudah pasti akan berbeda. Event ini akan diikuti oleh atlet berkemampuan khusus atau kaum difabel.

Jumlah atlet yang akan ikut juga tidak sebanyak Asian Games 2018. Kalau Asian Games 2018 yang lalu diikuti oleh lebih dari 15.000 atlet, untuk Asian Paragames 2018 ini akan diikuti oleh kurang lebih 5000 atlet. Tapi jangan khawatir, masih akan tetap seru dong. Atlet yang akan berlaga ini memiliki kemampuan spesial.

Nantinya juga akan tetap ada Opening Ceremony dan Closing Ceremony untuk Asian Paragames 2018 ini. Tak usah ragukan, sudah pasti juga akan megah dan seru.

Kalau Asian Games 2018 ada Pawai Obor juga, untuk Asian Paragames 2018 ini juga ada. Pawai Obor ini akan dimulai dari Kota Solo, Jawa Tengah. Api untuk obor Asian Paragames 2018 ini juga sama dengan Asian Games 2018, dari sumber api abadi Mrapen. Tapi, Asian Games 2018 sumber apinya juga berasal dari India tempat penyelenggaraan Asian Games pertama kali.

Nantinya, Obor Asian Paragames ini akan melintasi beberapa kota seperti Ternate, Makassar, Denpasar, Pontianak, Medan, Pangkal Pinang dan berakhir di Jakarta.

sumber foto : kemenpora

Hari ini, bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi berada di Ternate untuk menyalakan Obor Asian Paragames 2018. Menpora kemudian menyerahkan obor kepada ketua Inapgoc, Raja Sapta Oktohari. Penyerahan obor ini dilakukan di depan Kesultanan Ternate.

Sumber foto : Kemenpora
sumber foto : Kemenpora

Asian Paragames ini nantinya akan berlangsung dari 6 hingga 13 Oktober 2018 nanti. Kurang dari sebulan lagi. Sudah saatnya kita move on dari Asian Games nih.

 

read more
Reportase

Bonus Atlet Asian Games 2018, Tercepat dan Terbanyak Sepanjang Sejarah

menpora fmb 9

Asian Games 2018 telah usai, setelah digelar kurang lebih dua pekan di Jakarta, Palembang dan juga Jawa Barat. Indonesia sukses merebut medali emas melebihi target. Target awalnya adalah 16 Medali emas, tapi yang berhasil didapat adalah 31 medali emas. Jumlah ini tentunya hampir dua kali lipat dari target.

Indonesia bukan hanya mendapat medali emas saja, tapi juga medali perak dan perunggu. Total 98 medali yang dikumpulkan. Indonesia juga menduduki peringkat ke-4 di bawah Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan. Ini tentunya menggembirakan.

Atlet yang meraih medali pun langsung bergelimangan bonus. Yang medali emas perorangan mendapat Rp 1,5 milyar. Untuk dobel atau ganda masing-masing mendapatkan Rp 1 Milyar. Peraih Medali Perak dan perunggu juga mendapatkan bonus ratusan juta rupiah.

Nah bagaimana dengan atlet yang ikut bertanding di Asian Games 2018 tapi tidak mendapatkan medali? Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi di FMB 9 mengatakan bahwa mereka tetap mendapatkan insentif. Jumlah insentif tersebut mencapai Rp 20 juta. “Jumlah ini kami naikkan. Kalau awalnya hanya Rp 10 juta, kami naikkan menjadi 20 juta,” tutur Menpora.

Menpora juga menceritakan bahwa, untuk bonus ini, jumlahnya melebihi yang pernah diberikan. Bukan hanya itu saja, bonus yang diberikan ini merupakan yang tercepat dalam sejarah. Kalau sebelumnya harus menunggu dua hingga tiga bulan, kali ini sebelum keringat atlet mengering, atau masih dalam suasana Asian Games 2018, bonus sudah dicairkan.

Ketika memberikan bonus ini, Menpora bahkan bercerita, timnya harus lembur tiga hari tiga malam agar bonus bisa dicarikan. Menpora bahkan harus mengecek satu demi satu buku tabungan para Atlet dan disesuaikan dengan SK bonus untuk mereka. “Tidak ada potongan sama sekali. Sama seperti yang di SK,” kata Imam Nahrawi.

Percepatan pencairan bonus ini juga, merupakan permintaan dari Presiden Joko Widodo. Dan tidak hanya itu, cepatnya pencairan bonus untuk para atlet ini tidak terlepas dari kerjasama yang baik dengan Kementrian Keuangan dan juga pihak Perbankan.

Semoga bonus ini bisa memicu semangat para atlet. Tidak hanya itu saja, bonus ini semoga bisa membawa manfaat yang banyak. Para Atlet ini nantinya sudah harus mempersiapkan diri kembali karena mereka akan berlaga di kejuaraan lainnya.

Semangat ya para atlet yang sudah mengharumkan nama Indonesia!

read more
Reportase

Polri Juga Memberikan Pengawalan untuk Atlet Asian Games 2018

Pengawalan 1

Perhelatan olahraga terbesar di Asia, tengah digelar di Indonesia. Meskipun baru dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo Sabtu 18 Agustus 2018 lalu, beberapa pertandingan sudah dimulai, semisal sepakbola dan bola basket serta bola tangan.

Event ini diikuti oleh 18 ribu atlet dari 45 negara. Belum lagi ofisial pertandingan sampai media dari berbagai negara. Agar penyelenggaraan Asian Games 2018 ini lancar, bukan hanya dari sisi membuat infrastruktur saja, tapi pengamanan juga diperlukan dan sudah pasti pengaturan lalu lintas.

Korps Lantas POLRI terkait pengaturan lalu lintas ini melakukan berbagai hal, agar atlet bisa tiba di venue tepat waktu. Mulai dari sistem ganjil genap yang diperluas, penutupan jalan tol dan yang terakhir adalah pengawalan VIP untuk para atlet.

Saya hari Minggu 19 Agustus kemarin, dalam perjalanan dengan menggunakan sepeda motor saya menuju ke Kelapa Gading. Saya pasti melewati jalan Yos Sudarso. Ketika berada di depan Polres Metro Jakarta Utara, seorang petugas memberhentikan saya dan beberapa pengendara lainnya.

Petugas yang saya tidak sempat lihat namanya, mengatakan “Mohon tahan sebentar”. Sangat simpatik. Saya pun bertanya apakah ada tamu negara yang akan lewat. Petugas kemudian berkata bahwa atlet akan lewat.

Sesaat kemudian, dua Polisi bersepeda motor ukuran besar atau Moge kemudian melintas. Di belakang ada bus transjakarta yang mengangkut atlet melintas. Dari arah Gelanggang Remaja Jakarta Utara, para atlet ini selesai berlatih dan akan ke wisma atlet di Kemayoran.

“Atlet habis berlatih di Gelanggang Remaja Jakarta Utara. Atlet Bola Voli,” kata Petugas tersebut ke saya. Saya beruntung sempat mengabadikan dengan kamera. Petugas Kepolisian memang benar-benar memberikan pengawalan kepada para Atlet agar bisa tiba di tempat latihan atau tempat bertanding dengan tepat waktu.

Saya pikir, hanya parade obor Asian Games saja yang dikawal. Para atlet juga ternyata mendapat pengawalan. Semoga dalam bertugas tetap semangat!

read more
1 2 3 4
Page 1 of 4