SHARE

Urusan blogging, saya sudah dari tahun 2007 atau 2008 sudah senang ngeblog. Pasang surut mood untuk ngeblog itu bukan sekali saya alami. Kalau lagi ketemu mood bagus, ngeblog lancar jaya.Kalau lagi badmood, mau memulai aja udah susah setengah mampus. But, di tulisan kali ini bukan soal mood ya. Saya udah nulis di catatan harian yang lain.

Blogging ini, ada dua pilihan. Kita bisa gratisan atau pakai punya blogger di blogspot, atau pake wordpress. Awal-awal saya blogging itu saya di gratisan. Ada blogspot, ada wordpress. Sampe saat ini tuh blog masih ada. Bahkan wordpress saya bikin ada dua, termasuk yang baru.

Tapi, seiring perjalanan waktu, saya juga punya blog yang self hosted. Alias hosting dan domain bayar sendiri. Pake nama sendiri trus pake domain dot com. Keren? Ya iyalah.

Nah, enakan mana? Gratisan atau self hosted?

Gratisan
Oke, kalau gratisan, jelas dan sangat jelas tidak bayar. Itu kelebihannya. Selain itu juga, selama kita nggak lupa password, blog kita aman sentosa sejahtera lahir batin.

Gak perlu khawatir.

Kelemahannya, ya alamat blog kita itu jadi subdomain. Misalnya xxxx.blogspot.co.id atau xxxx.wordpress.com. Bagi saya ini masih agak gimanaaa gitu. Kayak kurang “personal” gitu lah.

Sebenarnya, kita bisa lebih personalkan dengan beli domain sendiri. Tapi, ya bagi yang suka otak atik themes, kurang yahud lah. Kita nggak bisa leluasa.

Selain itu juga beli domain, cenderung lebih mahal kalau melalui wordpress. Ke blogspot juga ya begitu. Domain juga hanya cenderung untuk mengarahkan aja sih. Misalnya kita beli xxxxxx.com, domain itu hanya sekedar redirecting ke xxxx.wordpress.com dan xxxx.blogspot.com, meskipun tertera tetap nama domain yang kita beli.

Kalau domain itu juga kelupaan kita perpanjang, alamat domain blog kita akan kembali ke subdomain juga.
Self hosted

Dibandingkan dengan gratisan, blog yang self hosted more personal. Kita bisa pakai domain sendiri, trus sewa hosting server sendiri. Bayar? Sudah jelas. Kita bisa leluasa membeli domain dan menyewa hosting. Tergantung kebutuhan.

Kelemahan yang paling parah kalau self hosted ini, kalau hosting kita lupa perpanjang. Atau tiba-tiba nggak ada uang untuk perpanjang. Maka kehapuslah data blog kita. Udah banyak, eh ilang deh blog nya.

Kejadian ini saya alami bukan sekali. Lebih!! Hehehe

Kalau mau punya blog dengan self hosted ini, kita harus lebih punya perencanaan, dan menyiapkan dana. Jauh-jauh hari sebelum perpanjang, dana kudu alias harus siap. Jangan pake tunggu atau tunda.
Nah, kalian pilih yang mana jadinya? Kalau yanmg penting ngeblog, cukup pake gratisan. Nah kalau mau plus lebih personal atau gegayaan, silakan self hosted.

Belajar dari pengalaman lama, blog saya lebih sering terhapus alias ilang data, saya bikin keduanya. Gratis & self hosted. Kita bisa backup blog kita di blogspot atau wordpress. Gampang kok caranya.
Selamat ngeblog!

Leave a Reply