SHARE

Sejak diluncurkan tahun lalu (saya nggak tahu persisnya), saya sudah sangat meminati ponsel yang dikeluarkan oleh Smartfren, yaitu Andromax A. Berulang kali saya bolak balik ke toko melihat live demo produk ini.

Namun, keinginan untuk beli, tidak pernah kesampaian. Duitnya kepake buat yang lain dan saya juga keburu dapat pinjaman ponsel xiaomi.

Keinginan memiliki ponsel ini, akhirnya terwujud ketika saya melalui aplikasi kredivo bisa kredit dengan membayar 30 hari setelah membeli barang. Keinginan terwujud.

Setelah barang tiba di tangan saya, saya langsung unboxing dan menyalakan ponsel Andromax A ini. Untuk nomor, saya memakai nomor smartfren lama saya yang sudah aktif dan nomornya masih 11 digit.

Baiklah, saya akan membahas sedikit mengenai ponsel murah meriah ini. Untuk ukuran ponsel 4G, harga 650 ribu (harga resmi, saya beli di bukalapak cuma 550 ribu) sudah murah. Apalagi dibekali dengan processor quad core 1.1 Ghz dan RAM 1 GB.

Untuk membuktikan apakah sesuai dengan yang tertulis di box dan situs smartfren, saya menggunakannya aplikasi CPU-Z, sebuah aplikasi gratis untuk mengecek “dapur pacu” alias “daleman” ponsel.

Ternyata memang sesuai. Processor 1.1 Ghz Quad Core dan RAM 1 GB.

Karena di kosan saya memakai indihome, saya download aplikasi pake wifi. Kebetulan juga smartfren saya belum ada pulsa dan quota. Saya tidak menginstall aplikasi berat di ponsel ini karena saya sadar, secara spek, ya masih kurang.

Lagian saya membeli ponsel ini, sebagai ponsel alternatif dan buat whatsapp terkait urusan pekerjaan.

Yang saya install cukup whatsapp, aplikasi transportasi online dan wordpress, untuk mengunggah foto di situs yang saya kelola serta aplikasi toko online tokopedia dan buka lapak.

Untuk pemakaian whastapp setelah di install, lancar jaya. Tidak ada lag. Pas chatting dengan teman juga okeh punya. Sekali lagi lancar.

Begitu juga ketika saya mencoba aplikasi gojek, grab dan uber. Tidak ada halangan berarti. Masih asik-asik saja. Saya yang sempat install facebook di ponsel ini, tidak melihat adanya hambatan.

Berpindah-pindah aplikasi juga, masih lancar. Swipe kiri kanan asik juga. Multitasking masih yahud.

Yang sedikit kurang adalah, ketika posisi ponsel sedang “sleep” dan ingin dibangunkan dengan memencet tombol power di bagian samping kanan di bawah tombol volume, ada sedikit lag. Tapi tidak terlalu mengganggu. Hanya seper sekian detik saja kok.

Itu dari sisi mesin. Bagaimana dengan layar ponsel ini? Layar Andromax A yang berukuran 4,5 inci, dengan resolusi 480 X 854 pixel dengan kerapatan 217 dpi, sudah enak dipandang. Apalagi ada teknologi SVI ketika kita outdoor, masih terlihat cerah. Sangat baik untuk ukuran ponsel murah meriah begini.

Lanjut ke kamera. Kamera belakang 5 megapixel begitu juga dengan kamera depan untuk video call dan selfie. Untuk ukuran ponsel semurah ini, masih baik. Kita jangan samakan lah dengan kamera ponsel yang mahal diatas dua juta. He he.

Gambar outdoor masih bagus. Indoor? Saya udah malas mencoba. Tahu sama tahu saja lah. We can not count on! NGgak bisa diharapkan.

ini contoh hasilnya


Untuk suara, karena saya memakai headset original apple, wah asik didengar. Terima kasih untuk teknologi snapdragon audio+ nya. Syaratnya biar enak, jangan pakai headset bawaan.

Material ponsel ini juga enak dipegang. Layar sudah ditambahi antigores. Sayangnya masih gampang kegores. Mungkin saya akan ganti dengan tempered glass mungkin.

Kapasitas baterai 1950 mAH juga sudah  sangat baik. Kalau jarang-jarang dipakai, bisa nyala lama. Saya dari pagi sampe sore masih cukup kok.

Overall, ponsel murah ini mumpuni untuk media sosial, aplikasi toko online dan chat. Saya tidak mencoba game berat di ponsel ini karena sadar akan kemampuannya. Bagi kamu yang mencari ponsel untuk sekedar Whatsappan, browsing, pesan transportasi online, atau mau berbelanja di online store, sudah sangat cukup.

Kita tidak bisa berharap lebih pada ponsel ini untuk tugas berat. E-mail, blogging, baca berita, sudah sangat cukup. Dan tidak sia-sia saya beli ponsel ini karena menjadi ponsel alternatif yang sangat cukup.

REVIEW OVERVIEW
Processor dan RAM
Layar
Kamera
Penggunaan
SHARE
Previous articleMerasakan Pelayanan RSUK Tanjung Priok
Next articlePrivate Tour Ke Lebih Dari Satu Pulau, Usaha Wisata Bisa Dikembangkan di Kepulauan Seribu
Dilahirkan di Desa Lembean, dan besar di Desa Tontalete, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Mengenyam pendidikan di SDN 1 Kema, SMPN Kauditan di Treman, SMAN Girian dan UKSW Salatiga. Seorang jurnalis, penulis dan blogger yang kadang-kadang mendisain media dan mengatur konten media.