close
tol laut

Ketika menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo atau Jokowi mempunya konsep Tol Laut. Banyak yang berpikir tol tersebut adalah jalan tol yang dibangun di atas laut. Seperti yang berada di Bali.

Bulan Februari 2017 lalu, Presiden Jokowi menjelaskan konsep Tol Laut tersebut melalui live streaming video.

Apa sebenarnya Tol Laut ini. Presiden Jokowi di awal video memaparkan mengenai sejarah bangsa Indonesia yang melihat laut sebagai peluang, bukan sebagai hambatan. Siapa yang tidak kenal dengan nenek moyang bangsa Indonesia yang pelaut dan bahkan tersohor hingga madagaskar.

Tol Laut ini, lanjut Presiden, digagasnya berdasarkan kearifan para pendahulu atau para leluhur. Ada enam trayek jalur pelayaran akan menjadi tol laut. Enam trayek ini nantinya akan menghubungkan pelabuhan-pelabuhan di seluruh Indonesia.

Apabila pelabuhan ini terhubung dengan tol laut, yang bebas hambatan, Presiden berharap nantinya akan membuat harga komoditas atau harga berbagai barang di wilayah lain di Indonesia akan lebih murah.

Harapan Presiden Jokowi, dengan pemerataan harga, laut akan menjadi sumber kejayaan dan sumber kemajuan Indonesia di Abad ke-21.

Tol Udara

Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata Ide Cemerlang presiden Jokowi bukan hanya Tol Udara. Mantan Walikota Solo dan Gubernur DKI Jakarta ini juga menggagas adanya Tol Udara. Kalau yang ini kita tidak mungkin menyangka akan dibangun tol di Udara.

Fasilitas Tol Udara ini, sudah pasti tidak jauh dari fasilitas transportasi udara. So pasti, ini berhubungan erat dengan sarana dan prasarana Bandara.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menjelaskan bandar udara atau bandara yang menjadi fokus tol udara ini berada di Papua. Bandara yang menjadi proyek tol udara tersebut adalah Dekai, Wamena, Puncak dan di Pegunungan Papua.

Untuk maskapai penerbangan yang akan menjadi operator tol udara, lanjut Budi, akan mendapatkan subsidi. Tahun 2017 ini dianggarkan antara Rp 100 miliar hingga Rp 200 miliar. “Untuk tol udara, kita sudah siapkan anggaran sekitar Rp 100-200 miliar pada 2017,” kata Menhub Budi.

Soal subsidi untuk maskapai yang melintasi tol udara, menurut Menhub Budi, wajib mengikuti tender. Diharapkan, sejumlah maskapai penerbangan nasional bisa mengikuti tender ini. “Agar tol udara bisa segera berjalan,” tuturnya.

Diolah dari berbagai sumber.

Foto : google images

Tommy Bernadus

The author Tommy Bernadus

Dilahirkan di Desa Lembean, dan besar di Desa Tontalete, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Mengenyam pendidikan di SDN 1 Kema, SMPN Kauditan di Treman, SMAN Girian dan UKSW Salatiga. Seorang jurnalis, penulis dan blogger yang kadang-kadang mendisain media dan mengatur konten media.

Leave a Reply

%d bloggers like this: